Selasa, 16 Juni 2026

Berita Aceh Timur

Bupati Aceh Timur Minta OPD Kooperatif Selama Audit BPK

"Saya minta seluruh kepala OPD menindaklanjuti setiap instruksi. Formulir yang sudah dibagikan agar segera diisi dan dilengkapi. Jangan menunda...

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Maulidi Alfata | Editor: Nurul Hayati
Serambinews.com/HO/Tidak Ada
Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky saat menerima kunjungan BPK RI dalam audit LKPD di pendopo Bupati Aceh Timur, Senin (15/6/2026).  

Ringkasan Berita:
  • Pemkab Aceh Timur resmi memulai audit terperinci LKPD Tahun Anggaran 2025 oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI.
  • Bupati Iskandar Usman Al-Farlaky menegaskan seluruh kepala OPD harus serius, responsif, dan kooperatif dalam menyajikan data agar opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) tetap dipertahankan.
  • Pemeriksaan berlangsung intensif selama 35 hari.
  • Audit bukan sekadar rutinitas birokrasi, tetapi momentum evaluasi konsistensi tata kelola keuangan daerah.

Laporan Maulidi Alfata | Aceh Timur

SERAMBINEWS.COM, IDI - Pemerintah Kabupaten Aceh Timur resmi memulai audit terperinci atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025 oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI.

Demi mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, memberikan instruksi tegas kepada seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk tidak main-main dalam menyajikan data.

Hal tersebut ditegaskan Bupati saat membuka entry meeting Pemeriksaan Terperinci bersama Tim BPK RI di Pendopo Bupati Aceh Timur, Idi, Senin (15/6/2026).

Bupati Al-Farlaky meminta seluruh jajarannya bersikap responsif dan kooperatif selama proses audit yang dijadwalkan berlangsung intensif selama 35 hari ke depan.

"Saya minta seluruh kepala OPD menindaklanjuti setiap instruksi. Formulir yang sudah dibagikan agar segera diisi dan dilengkapi. Jangan menunda jika ada dokumen administrasi lain yang diperlukan, agar proses pemeriksaan berjalan lancar," tegas Al-Farlaky.

Bagi Aceh Timur, audit kali ini bukan sekadar rutinitas birokrasi, melainkan pembuktian konsistensi tata kelola keuangan yang sehat.

Al-Farlaky mengingatkan bahwa membina sistem administrasi di daerahnya memiliki tantangan tersendiri, mengingat rekam jejak Aceh Timur sebagai daerah pemekaran.

Sejak memisahkan diri dari wilayah induk, kabupaten ini harus membangun fondasi pemerintahan dan infrastruktur dari nol.

Oleh karena itu, audit BPK dipandang sebagai momentum evaluasi yang krusial.

Baca juga: Anggota KPA Aceh Timur Minta Mualem Cabut SK DPW PA dan Evaluasi Kinerja Sekjen Partai

"Kami terus berupaya melakukan pembenahan di berbagai sektor, termasuk tata kelola administrasi dan keuangan daerah. Kami berharap (audit) ini menjadi sarana evaluasi dan pembinaan," ujarnya.

Pemkab Aceh Timur juga memberikan jaminan penuh terhadap kelancaran kerja tim auditor di lapangan.

Bupati Jamin Keamanan Tim BPK

Bupati menyatakan bahwa kenyamanan dan keamanan Tim BPK menjadi prioritas pemerintah daerah selama lebih dari satu bulan ke depan.

"Keberadaan Tim BPK selama bertugas di Aceh Timur berada dalam perhatian dan proteksi pemerintah daerah. Kami menjamin keamanan serta kenyamanan mereka.

Jika ada kendala di lapangan, segera sampaikan kepada kami untuk ditindaklanjuti," pungkasnya.

Agenda krusial ini turut dihadiri oleh Plt Sekretaris Daerah, para Asisten, serta seluruh Kepala OPD yang instansinya akan menjadi objek pemeriksaan langsung oleh BPK RI.(*)

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup G - Matchday 1
Selasa, 16 Juni 2026 | 02:00 WIB
Belgium
Belgia
Live
Egypt
Mesir
Grup H - Matchday 1
Selasa, 16 Juni 2026 | 05:00 WIB
Saudi Arabia
Arab Saudi
VS
Uruguay
Uruguay
Grup G - Matchday 1
Selasa, 16 Juni 2026 | 08:00 WIB
Iran
Iran
VS
New Zealand
Selandia Baru
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved