Senin, 11 Mei 2026

Lhokseumawe

Ricuh Jalan Santai di Lhokseumawe, 7 Peserta Sempat Dirawat di Rumah Sakit

Ekses kerusuhan, sejumlah peserta sempat pingsan saat berdesak-desakan. Di samping itu, para peserta juga...

Tayang:
Penulis: Saiful Bahri | Editor: Eddy Fitriadi
Serambinews.com/HO
JENGUK PESERTA - Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Lhokseumawe, A Haris, menjenguk para peserta jalan santai yang sempat pingsan dan dirawat di Rumah Sakit Kesrem, Lhokseumawe. 

Di samping itu, para peserta juga mengambil doorprize yang disediakan panitia secara paksa.

Baca juga: Jalan Santai di Lhokseumawe Ricuh, Peserta Pingsan Hingga Doorprize Diambil Paksa

Namun berkat kesigapan aparat keamanan, maka tidak lama kemudian kondisi kembali kondusif dan peserta membubarkan diri secara tertib.

Pada awal kegiatan, pada pagi harinya, peserta yang memenuhi lapangan Hiraq mulai berjalan sesuai dengan rute yang telah ditentukan, secara tertib.

Namun saat sudah kembali ke lapangan Hiraq, ada peserta yang belum mendapatkam kupun.

Sehingga peserta pun mulai berdesak-desakan di depan panggung utama untuk mendapatkan kopun.

Kondisi desak-desakan terus berlanjut hingga menyebabkan sejumlah peserta pingsan dan sehingga langsung dievakuasi.

Kondisi ini sempat berlanjit beberapa waktu  hingga akhirnya sejumlah peserta mulai mengambil hadiah yang disediakan panitia.

Tidak lama kemudian, peserta mulai membubarkan diri.

Wali Kota Lhokseumawe, Dr Sayuti Abubakar, dihadapan sejumlah awak media, menyatakan, dia selaku pimpinan di Kota Lhokseumawe memohon maaf sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat atas kericuhan yang timbul saat berlangsungnya kegjatan jalan santai.

Menurut Sayuti, Forkopimda telah bekerja sangat maksimal untuk mengantisipasi kemungkinan kericuhan lebih lenjut.

"Saya rasa, ada kelalaian dari panitia. Tentunya panitia dibawah pimpinan saya. Saya selaku wali kota Lhokseumawe sekali lagi menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya," kata Sayuti di hadapan awak media.

Sayuti juga mengucapkan terimakasih kepada masyarakat Kota Lhokseumawe yang masih mampu menjaga kondisi yang kondusif.

Saat ditanya terkait penyebab kericuhan, Sayuti menyatakan, terjadi atas ketidaksiapan panitia dalam melaksanakan proses jalan santai ini. 

"Tapi tidak ada yang salah. Yang salah wali kotanya. Karena terlepas apapun, yang namanya pemimpin, pemimpinlah yang harus bertanggungjawab bila bawahanya melakukan kesalahan," tegansya.

Menurut Sayuti, kalau nanti malam dia akan melakukan evakuasi. "Tapi biar pun dievaluasi, kesalahan tetap dipundak wali kota," demikian Sayuti.(*)

 

 

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved