Sabtu, 25 April 2026

Banda Aceh

3 Titik Panas Terpantau di Aceh, Ini Prakiraan Cuaca di Banda Aceh Menurut BMKG 

Sementara Banda Aceh terdapat potensi angin kencang dengan kecepatan 5-30 km/jam, umumnya bertiup dari...

Penulis: Sara Masroni | Editor: Eddy Fitriadi
Dokumen BMKG
ILUSTRASI Pantauan titik panas di Aceh. 3 Titik Panas Terpantau di Aceh, Ini Prakiraan Cuaca di Banda Aceh Menurut BMKG. 

Laporan Sara Masroni | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Iskandar Muda (SIM) menyebutkan, sebanyak tiga titik panas terpantau di Aceh, Minggu (31/8/2025) hingga pukul 14.00 WIB.

Prakirawan BMKG, Amat Komi menyebutkan, titik panas itu meliputi satu titik di Kecamatan Meureudu, Pidie Jaya, dan dua titik di Kecamatan Muara Dua, Lhokseumawe. “Berdasarkan pantauan sejak pukul 00.00-14.00 WIB, terdapat 3 titik panas di wilayah Aceh,” jelasnya.

Sementara Banda Aceh terdapat potensi angin kencang dengan kecepatan 5-30 km/jam, umumnya bertiup dari arah barat daya. Kemudian suhu udara secara umum berkisar antara 20-33 derajat celcius dengan kelembaban berkisar antara 50-95 persen.

“Untuk prakiraan tinggi gelombang, secara umum perairan di wilayah Aceh dalam kategori rendah hingga sedang, berkisar antara 0,5 - 2,5 meter,” jelas Amat.

Di sisi lain, prakirawan BMKG itu juga menyampaikan, kondisi cuaca di Aceh diprakirakan dominan cerah berawan. Meski demikian, terdapat potensi hujan ringan hingga sedang pada beberapa daerah, khususnya bagian pesisir timur.

Baca juga: Naik, Harga Emas di Banda Aceh Hari Ini, Minggu 31 Agustus 2025 Capai Rp 5.860.000 Per Mayam

BMKG juga mengeluarkan peringatan dini berupa potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang di beberapa wilayah meliputi Aceh Utara, Aceh Timur, Aceh Tamiang, Bener Meriah, Gayo Lues, Aceh Tenggara, Nagan Raya, Aceh Barat pada Senin, 1 September 2025.

Dan kondisi yang sama di daerah lainnya seperti Bireuen, Aceh Utara, Lhokseumawe, Aceh Timur, Langsa, Aceh Tamiang, Bener Meriah pada keesokan harinya.

Prakirawan BMKG itu mengimbau masyarakat, agar waspada terhadap potensi hujan tiba-tiba dengan intensitas sedang hingga lebat disertai angin kencang akibat perubahan dinamika atmosfer. 

"Jika melihat awan tebal hitam dan hujan mulai rintik rintik di daerah pegunungan maka masyarakat disarankan untuk meninggalkan daerah lerengan serta wilayah aliran sungai," pungkasnya.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved