Jumat, 24 April 2026

Berita Aceh Tamiang

Perahu Karam di Sungai Tamiang, Adi Candra Tenggelam Usai Selamatkan Putranya

Setelah berhasil membawa anaknya ke tepi, korban kembali ke sungai untuk menyelamatkan anaknya yang satu lagi. Iman Suhery

Editor: mufti
SERAMBINEWS.COM/RAHMAD WIGUNA
OPERASI PENCARIAN - Tim gabungan berada di atas perahu ketika melaksanakan operasi pencarian Adi dan Ubai di Bendahara, Aceh Tamiang, Minggu (7/9/2025). Pencarian ini melibatkan tiga perahu yang sudah menyusuri sungai sejauh lima kilometer. 

Rosita (39), istri Adi Candra (40) yang hilang tenggelam di Sungai Tamiang berharap suaminya ditemukan selamat. Harapan ini disampaikan Rosita kepada kerabat yang memenuhi rumahnya di Tanjungmulia, Kecamatan Bendahara, Aceh Tamiang sepanjang Minggu (7/9/2025). "Kami semua juga berharap begitu, sehat-sehatlah anak kami itu," kata Nur Malawati, ibu kandung Adi Candra sekaligus mertua Rosita.

Saat kejadian, Nur mengaku sedang mengikuti pengajian zikir di Seumadam, Aceh Tamiang. Berdasarkan cerita dari Rosita, pagi itu Adi Candra  sebenarnya baru pulang melaut dengan membawa hail ikan dan udang. "Dia itu memang sering pergi malam cari ikan sama udang, pagi baru pulang. Entah kek mana, habis pulang itu dia ngajak raun-raun (mutar-mutar) anak sama keponakannya naik sampan," beber Nur.

Naas dalam perjalanan ini perahu yang mereka tumpangi karam. Adi sendiri awalnya selamat dalam musibah ini. Namun belakangan dia ikut tenggelam ketika mencoba menyelamatkan putra bungsunya, Ubai Fadilah Candra (11). "Anak yang satu berhasil dibawanya ke pinggir, pas balik untuk selamatkan anak satu lagi, dia jadi tenggelam," kata Nur Malawati.

Rosita sendiri hanya membisu ketika ditemui di rumahnya. Wajahnya murung, hanya fokus menggendong bayinya yang baru berusia 26 hari. "Dia ini baru melahirkan, baru 26 hari umur anaknya," lanjut Nur sembari sesenggukan menahan tangis.

Keluarga besar sangat berharap Adi dan putranya ditemukan dalam kondisi selamat. Terlebih ANC sejak pulang dari Puskesmas kerap menanyakan keberadaan ayah dan abangnya. "Dia selalu tanya, kok lama kali ayah jumpa (ditemukan), ngak sanggup kami mendengarnya," ungkap Nur.(mad)

 

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved