Rabu, 8 April 2026

Berita Banda Aceh

Ini Visi Besar PT PEMA, Ekspor Kopi hingga Pelayaran Aceh-Penang

Diskusi menjadi ruang refleksi sekaligus pencarian formulasi baru demi memperkuat arah pembangunan ekonomi Aceh.

Penulis: Indra Wijaya | Editor: Saifullah
Serambinews.com/HO
PEMATERI FGD - Dirut PT PEMA, Mawardi Nur saat menjadi pemateri pada kegiatan FGD bertajuk “Pasca 20 Tahun Perdamaian: Antara Janji, Fakta, dan Masa Depan Ekonomi Aceh” yang digelar oleh Senat Mahasiswa (SEMA) UIN Ar-Raniry, Senin (8/9/2025). 

Laporan Indra Wijaya | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Direktur Utama PT Pembangunan Aceh (PEMA), Mawardi Nur menegaskan viri besar PT Pembangunan Aceh (PEMA) berfokus untuk ekspor kopi ke luar negeri hingga pelayaran Aceh-Penang.

Hal itu dikatakan Mawardi saat bertindak sebagai  pemateri dalam Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Pasca 20 Tahun Perdamaian: Antara Janji, Fakta, dan Masa Depan Ekonomi Aceh” yang digelar oleh Senat Mahasiswa (SEMA) UIN Ar-Raniry, Senin (7/9/2025).

Diskusi menjadi ruang refleksi sekaligus pencarian formulasi baru demi memperkuat arah pembangunan ekonomi Aceh.

Mawardi menegaskan, bahwa pengelolaan sumber daya alam harus dilakukan secara maksimal agar benar-benar memberi manfaat nyata bagi masyarakat.

Ia juga memaparkan capaian terbaru PEMA, seperti tujuh proyek unggulan yang siap beroperasi mulai dari pengelolaan rice milling unit (RMU), pengelolaan integrated cold storage (ICS) Lampulo, hingga rencana ekspor cangkang dan kopi Aceh.

Baca juga: Dorong Pertumbuhan Ekonomi Aceh, PT PEMA dan PLN UID Kolaborasi Bangun Infrastruktur Kelistrikan

“PEMA sedang mempersiapkan langkah besar, termasuk ekspor cangkang serta pengiriman kopi Aceh ke beberapa negara,” katanya.

Dirinya juga turut menyambut rencana pelayaran langsung Krueng Geukueh-Penang. 

Menurutnya, rute tersebut bukan sekadar jalur transportasi, melainkan peluang besar untuk memperluas ekspor dan barter dagang.

Ia menekankan pentingnya peran generasi muda dalam mengawal pembangunan daerah.  

“Sumber daya alam Aceh melimpah, namun keberhasilan pengelolaannya membutuhkan keterlibatan generasi muda. Kantor PEMA terbuka untuk berdialog dan menampung aspirasi,” katanya.

Diskusi ditutup dengan ajakan Mawardi agar seluruh elemen masyarakat terus bersinergi mendukung kepemimpinan Gubernur Muzakir Manaf (Mualem) demi mewujudkan Aceh yang sejahtera.

Baca juga: Mualem Tunjuk Taufik Edi Sebagai Komut & Tgk Muhammad Nur Sebagai Direktur Umum dan Keuangan PT PEMA

 Acara ini menghadirkan sejumlah tokoh penting.

Di antaranya Kepala Biro Pembangunan Aceh, T Robby Irza, S.SiT, MT, Wakil Kepala OJK Aceh, Firman Octo Armando, Rektor UIN Ar-Raniry, Prof Dr Mujiburrahman, M.Ag, serta Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Ar-Raniry, Prof Dr Hafas Furqani, M.Ec.(*)

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved