Jumat, 8 Mei 2026

Berita Pidie

Pidie Launching Kabupaten Bebas Pasung, Wabup Alzaizi Sampaikan Pesan Ini

 “Kami berharap jika ada keluarga yang sakit jiwa dan dibawa ke rumah sakit, mereka mendapatkan obat secara teratur

Tayang: | Diperbarui:
Editor: Nur Nihayati
SERAMBINEWS.COM/HO
BEBAS PASUNG - Wakil Bupati Pidie, Alzaizi Umar, Kepala Dinas Kesehatan Pidie dr Dwi Wijaya bersama pejabat lainnya saat membebaskan dan menjemput pasien yang dipasung untuk dibawa ke rumah sakit di wilayah Grong-grong, Pidie, Selasa (9/9/2025). 

 “Kami berharap jika ada keluarga yang sakit jiwa dan dibawa ke rumah sakit, mereka mendapatkan obat secara teratur

SERAMBINEWS.COM, SIGLI - Kabupaten Pidie melalui Dinas Kesehatan meluncurkan program bebas pasung, Selasa (9/9/2025).

Fenomena terjadi keluarga rela memasung salah satu pasien jiwa di keluarga karena khawatir membahayakan.

Wakil Bupati Pidie, Alzaizi Umar menghadiri acara Launching Kabupaten Pidie Bebas Pasung di Aula Wisma Anugerah Kota Sigli, Selasa (09/09/2025).

Pemerintah Kabupaten Pidie resmi meluncurkan program “Kabupaten Pidie Bebas Pasung” sebagai upaya meningkatkan akses layanan kesehatan jiwa yang terjangkau, bermutu, dan manusiawi.

Program ini merupakan hasil kerja sama Pemerintah Kabupaten Pidie dengan Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Aceh dan didukung penuh oleh Dinas Kesehatan setempat.

Acara peluncuran dihadiri oleh jajaran pemerintah daerah, tenaga kesehatan, serta masyarakat.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Pidie, Alzaizi, menyampaikan apresiasi kepada RSJ Aceh yang telah memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat, khususnya bagi keluarga yang memiliki anggota dengan gangguan jiwa (ODGJ).

Diharapkan jika ada keluarga yang sakit jiwa dan dibawa ke rumah sakit, mereka mendapatkan obat secara teratur dan tidak lagi sampai mengalami pasung.

Melalui program ini, pemerintah daerah bersama tim medis akan melakukan penjemputan pasien yang masih dalam kondisi pasung untuk kemudian dibawa ke fasilitas kesehatan.

Penjemputan simbolis pertama dilakukan di Gampong Memeaneuk kecamatan grong grong dilanjutkan ke Kecamatan Batee, sebagai langkah awal implementasi program.

Wakil Bupati Pidie Alzaizi menegaskan bahwa praktik pasung harus dihapuskan, digantikan dengan penanganan medis yang sesuai standar.

Pemerintah mengajak masyarakat untuk aktif berpartisipasi, termasuk melaporkan apabila ada anggota keluarga atau warga yang mengalami gangguan jiwa.

Program “Kabupaten Pidie Bebas Pasung” diharapkan dapat menjadi tonggak penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta menghapus stigma terhadap ODGJ.

Pemerintah Kabupaten Pidie menegaskan komitmennya untuk terus memberikan pelayanan kesehatan yang lebih baik, adil, dan manusiawi.(*)

Baca juga: Bupati Aceh Barat Daya Safaruddin Lantik 11 Pejabat Eselon II

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved