Cahaya Aceh
Melihat Gunongan, Situs Bukti Cinta Sultan di Tengah Jantung Kota
Pagar beton itu mengelilingi sebuah bangunan tua, Gunongan, dari 400-an tahun yang lalu di Banda Aceh
Penulis: Muhammad Nasir | Editor: Muhammad Hadi
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Suatu sore di akhir pekan, langit Banda Aceh tampak cerah.
Jalanan antara Kerkhof dengan Taman Putroe Phang tampak dipadati kendaraan.
Orang-orang sibuk mengejar waktu tanpa melihat kiri-kanan.
Sebuah pagar tembok dengan jeruji besi berdiri memanjang di sisi yang lain.
Serambinews.com mencoba masuk ke dalam dan disambut oleh seorang petugas sekuriti paruh baya dengan senyum.
Sore itu, ia sedang mengelap sepatu dinasnya.
Pagar beton itu mengelilingi sebuah bangunan tua, Gunongan, dari 400-an tahun yang lalu.
Bangunan itu merupakan peninggalan Sultan Iskandar Muda yang namanya sangat masyur.
Jika di India ada Taj Mahal sebagai bukti cinta Mughal Syah terhadap istrinya, maka di Aceh ada Gunongan sebagai persembahan Sultan Iskandar Muda kepada istrinya, Putroe Phang, atau juga dikenal sebagai Putri Pahang.
Di balik bentuknya yang unik menyerupai sebuah gundukan, Gunongan adalah bukti cinta Sang Raja kepada istrinya.
Diceritakan oleh perawi sejarah bahwa Putroe Phang, atau Putri Kamaliah, adalah seorang putri dari negeri Pahang di Semenanjung Melayu, yang kini dikenal sebagai Malaysia.
Ia dibawa ke Aceh oleh Sultan untuk dijadikan permaisuri.
Karena istana Darud Donya tidak memiliki bukit seperti di Pahang, maka Sultan mendirikan Gunongan.
Dulu pada masa Sultan, Gunongan berdiri di balik sebuah sungai kecil dengan gemericik air yang jernih, yaitu Krueng Daroy, yang airnya mengalir melikuk-likuk dari Pegunungan Mata Ie di atas Banda Aceh.
Namun kini Krueng Daroy tidak lagi menjadi permata seperti pada zaman Sultan.
| Wagub Aceh Ajak Warga Hadiri Penutupan Aceh Ramadhan Festival dan Nuzulul Qur’an di MRB |
|
|---|
| Tempati Lahan Eks Pasar Aceh, Peukan Raya Ramadan akan Sediakan Ragam Kuliner |
|
|---|
| Agam Inong Aceh Gelar Charity Night untuk Korban Bencana di Aceh |
|
|---|
| Resmi Ditutup, Aceh Festival Hadirkan Energi Baru Bagi Pariwisata |
|
|---|
| Kedah, Gerbang Emas Menyusuri Keindahan Alam Gayo Lues |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Penampakan-situs-Gunongan-dengan-taman-rumputnya-di-Banda-Aceh.jpg)