Berita Langsa
BI Lhokseumawe Gelar Festival Meurah Silu di Langsa Selama Dua Hari
Kantor Perwakilan BI Lhokseumawe menyelenggarakan kegiatan Festival Semarak Ekonomi Keuangan Syariah Dalam Pengendalian Inflasi
Penulis: Saiful Bahri | Editor: Muhammad Hadi
Laporan Saiful Bahri I Lhokseumawe
SERAMBINEWS.COM, LHOKSEUMAWE - Kantor Perwakilan BI Lhokseumawe menyelenggarakan kegiatan Festival Semarak Ekonomi Keuangan Syariah Dalam Pengendalian Inflasi di Pesisir Laut dan Pegunungan atau yang disebut Festival Meurah Silu tahun 2025.
Kegiatan dalam rangka memperkuat perekonomian daerah melalui pengembangan ekonomi syariah dan UMKM serta mengenalkan potensi daerah ini betlangsung di Kota Langsa pada 20-21 September 2025 atau selama dua hari.
Pelaksanaan Festival Meurah Silu kali ini mengangkat tema “Merajut Kebersamaan, Meningkatkan Perekonomian Daerah”.
Sinergi dan kolaborasi antar daerah terlihat sejak kegiatan pembukaan acara (20/9/2025) yang menghadirkan beberapa pimpinan daerah, antara lain Walikota Langsa, Wakil Bupati Aceh Timur, Wakil Bupati Bener Meriah, Ketua DPRK Langsa, Plt. Sekda Aceh Tamiang, Asisten I Aceh Utara, Kepala Dinas Pariwisata Gayo Lues, Kajari dan Wakapolres Langsa serta perwakilan Kodim dan MPU Langsa.
Baca juga: Kepala BI Lhokseumawe Sebut 2 Bulan Terakhir Inflasi Cukup Tinggi, Ini Sebabnya
Turut hadir juga Ketua Dekranasda dari berbagai daerah di wilayah kerja BI Lhokseumawe, pimpinan perbankan, dan perusahaan swasta serta akademisi.
Kepala Perwakilan BI Lhokseumawe, Prabu Dewanto menyampaikan, pelaksanaan Festival Meurah Silu menjadi salah satu kegiatan untuk mendukung peningkatan ekonomi keuangan daerah melalui ketercapaian stabilitas harga, pengembangan dan showcasing produk UMKM.
Lalu untuk peningkatan keuangan inklusif dan literasi ekonomi syariah, pemahaman digitalisasi sistem pembayaran, serta meningkatkan rasa cinta, bangga, dan paham (CBP) Rupiah.
Prabu Dewanto menambahkan, pelaksanaan Festival Meurah Silu merupakan salah satu bentuk kontribusi KPwBI Lhokseumawe bersama seluruh stakeholders untuk bersama-sama menggali potensi ekonomi serta mendukung pengembangan perekonomian di Provinsi Aceh.
Pada kegiatan pembuka, Walikota Langsa, Jeffrey Sentana S. Putra, sangat mendukung kegiatan Festival Meurah Silu dan bangga dengan ditunjuknya Kota Langsa sebagai tempat penyelenggaraan.
Baca juga: Harga Emas Per Mayam di Banda Aceh Hari Ini Termahal Sepanjang Sejarah, 23 September Dijual Segini
Wali Kota Langsa juga menjelaskan nama Meurah Silu mengingatkan semua pihak akan sejarah besar Aceh dengan jiwa kepemimpinan yang visioner, berani, dan penuh kebijaksanaan.
Semangat tersebut diharapkan bisa diwarisi dan diimplementasikan dalam menghadapi tantangan ekonomi hari dengan keberanian berinovasi, keteguhan menjaga nilai, dan kebersamaan membangun daerah.
Rangkaian kegiatan Festival Meurah Silu, diawali dengan showcasing UMKM sebagai bentuk promosi produk kerajinan, fashion dan makanan.
Lebih dari 30 UMKM memeriahkan rangkaian kegiatan Festival Meurah Silu tahun ini.
Pada kesempatan tersebut ditampilkan karya busana terbaik dari Dekranasda dari 9 kota/kabupaten di wilayah kerja BI Lhokseumawe.
| Polres Langsa Musnahkan 2,Kg dari 6 Kasus Pengungkapan, 8 Tersangka Ditangkap |
|
|---|
| Gadjah Puteh Semprot Menag RI, Dinilai Lecehkan Marwah Aceh dan Simbol Islam |
|
|---|
| Universitas Samudra Kukuhkan 454 Lulusan Magister dan Sarjana, Pesan Rektor: Wisuda Awal Pengabdian |
|
|---|
| Orasi Ilmiah di UNSAM, Al-Farlaky: Ijazah Tak Cukup, Wisudawan Harus Punya Karakter Tangguh |
|
|---|
| Pasien Katastropik dan ODGJ Harus Dikhususkan, Sekda Aceh Sidak RSUD Langsa |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/BI-Lhokseumawe-gelar-Festival-Meurah-Silu-di-Kota-Langsa.jpg)