Berita Banda Aceh
STIS Nahdlatul Ulama Aceh Kukuhkan 95 Wisudawan pada Angkatan ke-IV, Ini Pesan Abu Faisal Ali
Sebanyak 95 wisudawan dan wisudawati resmi dikukuhkan dari dua program studi, yakni Hukum Ekonomi Syariah dan Hukum Keluarga Islam.
Penulis: Agus Ramadhan | Editor: Nurul Hayati
STIS Nahdlatul Ulama Aceh Kukuhkan 95 Wisudawan pada Angkatan ke-IV, Ini Pesan Abu Faisal Ali
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Sekolah Tinggi Ilmu Syariah (STIS) Nahdlatul Ulama Aceh menggelar Wisuda Angkatan ke-IV di Gedung Landmarks BSI Banda Aceh, Selasa (23/9/2025).
Sebanyak 95 wisudawan dan wisudawati resmi dikukuhkan dari dua program studi, yakni Hukum Ekonomi Syariah dan Hukum Keluarga Islam.
Tambahan tersebut, jumlah keseluruhan alumni STISNU Aceh kini mencapai 261 orang.
Ketua STISNU Aceh, Dr Tgk Muhammad Yasir, MA menyebut prosesi wisuda bukan hanya acara seremonial, melainkan pengukuhan tanggung jawab moral dan keilmuan bagi para lulusan. Ini juga menjadi momentum penting untuk melahirkan generasi muda yang siap berkiprah di masyarakat.
Dikatakan, para lulusan diharapkan mampu berkontribusi dalam pembangunan bangsa, khususnya di bidang hukum Islam dan ekonomi syariah.
Baca juga: Pemkab Aceh Besar Dukung Prodi Magister STISNU Aceh di Dayah Mahyal Ulum Al Aziziyah
“Wisuda ini bukan sekadar seremonial, melainkan pengukuhan tanggung jawab moral dan keilmuan bagi para sarjana agar dapat mengabdikan diri kepada agama, bangsa dan negara,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Koordinator Kopertais Wilayah V Aceh, Dr Ismail Anshari MA yang turut hadir dalam acara wisuda menyampaikan apresiasinya terhadap STIS Nahdlatul Ulama Aceh yang konsisten berperan dalam melahirkan sarjana syariah berkualitas.
Menurutnya, lulusan syariah sangat dibutuhkan dalam memperkuat peran hukum Islam dan ekonomo syaroah di tengah dinamika masyarakat. “Kami berharap para wisudawan tidak berhenti belajar, terus berinovasi, dan menjaga integritas,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua Yayasan Mahyal Ulum Al Aziziyah, Abu H Faisal Ali, berpesan agar para lulusan mengamalkan ilmunya dengan penuh tanggung jawab.
“Anak-anak kami yang hari ini diwisuda adalah aset umat dan bangsa. Kami berharap ilmu yang diperoleh di STIS Nahdlatul Ulama Aceh dapat diamalkan dengan penuh tanggung jawab,"
"Jadilah sarjana yang tidak hanya berilmu, tetapi juga berakhlak mulia, karena itu yang membedakan seorang cendekiawan muslim dengan yang lain,” pesan Abu Faisal Ali.
Acara wisuda juga diisi dengan orasi ilmiah oleh Abi Dr Zahrol Mubarak, Mudir Dayah MUDI Mesra Samalanga.
Dalam orasinya, ia menegaskan pentingnya peran ilmu yang disertai akhlak dalam membangun peradaban.
“Ilmu tanpa akhlak akan kehilangan makna. Sebagai sarjana syariah, para lulusan STIS NU Aceh hendaknya menjadi teladan di tengah masyarakat,mengajarkan Islam yang damai, moderat, dan penuh hikmah,"
| Dzakwan Dhiya Ramadhana, Siswa SMAN Modal Bangsa Aceh, Diterima Kuliah di Singapura dan Kanada |
|
|---|
| Kasi Humas dan Sejumlah Pejabat di Polresta Banda Aceh Dimutasi, Ini Daftar Namanya |
|
|---|
| Dua Jenderal Aceh Perkuat Kodam IM, Pangdam Pimpin Sertijab |
|
|---|
| WFH ASN Berpotensi Jadi Libur Panjang Terselubung |
|
|---|
| Nelayan Butuh Penyederhanaan Izin |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/STIS-Nahdlatul-Ulama-Aceh-Kukuhkan-95-Wisudawan-pada-Angkatan-ke-IV-Ini-Pesan-Abu-Faisal-Ali.jpg)