Jumat, 10 April 2026

Lingkungan

Hasil Uji Lab Dugaan Pencemaran Limbah Pabrik Sawit di Aceh Singkil Keluar Akhir September

Menurut Sabran, pihaknya sudah berkomunikasi dengan pihak lab. Jika dihitung waktu yang dibutuhkan melakukan pemeriksaan maka, diperkirakan

Penulis: Dede Rosadi | Editor: Ansari Hasyim
SERAMBINEWS/Dede Rosadi
Pelaksana Tugas (Plt) Kabid Pengelolaan Sampah Limbah B3 dan Pengendalian Pencemaran Dinas Lingkungan Hidup Aceh Singkil, Sabran. 

Laporan Dede Rosadi I Aceh Singkil 

SERAMBINEWS.COM, SINGKIL - Hasil uji laboratorium (Lab) dugaan pencemaran limbah pabrik kelapa sawit PT Nafasindo ke sungai Lae Gombar, paling lambat keluar, Jumat (26/9/2025) mendatang. 

Hal itu disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Kabid Pengelolaan Sampah Limbah B3 dan Pengendalian Pencemaran Dinas Lingkungan Hidup Aceh Singkil, Sabran, Selasa (23/9/2025).

Menurut Sabran, pihaknya sudah berkomunikasi dengan pihak lab. Jika dihitung waktu yang dibutuhkan melakukan pemeriksaan maka, diperkirakan hasil uji lab keluar Jumat pekan ini. 

Setelah hasil lab keluar akan dibuat berita acaranya. 

Selanjutnya akan dibuat rilis sehingga bisa digunakan dan dipahami berbagai pihak yang membutuhkan. 

"Rencananya nanti rilisnya dipublikasi. Kami undang teman-teman media," tukasnya. 

Sebelumnya Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Aceh Singkil, telah mengambil sampel air sungai Lae Gombar, yang diduga tercemar akibat kebocoran limbah pabrik pengolahan minyak kelapa sawit (PMKS) PT Nafasindo

Sampel tersebut telah dikirim sejak 8 September 2025 lalu ke laboratorium. 

Pihak DLH Aceh Singkil, merahasiakan laboratorium tempat pengajian sampel sampai hasilnya keluar. 

Langkah itu untuk mencegah hal tidak diinginkan serta menjaga kepercayaan publik. 

"Sample air sungai Lae Gombar yang diduga tercemar limbah PT Nafasindo sudah dikirim  8 September 2025 ke laboratorium," kata Pelaksana Tugas (Plt) Kabid Pengelolaan Sampah Limbah B3 dan Pengendalian Pencemaran Dinas Lingkungan Hidup Aceh Singkil, Sabran.

Menurut Sabran, sampel air diambil di tiga titik. 

Pertama di kolam limbah nomor 9 milik Nafasindo. Lalu di badan atau saluran air setelah kolam limbah dan sungai Lae Gombar.

Diberitakan sebelumnya banyak ikan mati di sungai Lae Gombar, Kabupaten Aceh Singkil. 

Disinyalir akibat limbah pabrik pengolahan minyak kelapa sawit (PMKS) di daerah itu bocor, Sabtu (6/9/2025).

Sungai Lae Gombar melewati empat desa di Kecamatan Kota Baharu dan Kecamatan Singkohor. Masing-masing Desa Ladang Bisik, Sri Kayu, Pea Jambu dan Desa Muara Pea. 

Ikan mati tersebut ditemukan oleh warga yang sehari-hari menangkap ikan di sungai Lae Gombar.(*)

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved