Lingkungan
Hasil Uji Lab Dugaan Pencemaran Limbah Pabrik Sawit di Aceh Singkil Keluar Akhir September
Menurut Sabran, pihaknya sudah berkomunikasi dengan pihak lab. Jika dihitung waktu yang dibutuhkan melakukan pemeriksaan maka, diperkirakan
Penulis: Dede Rosadi | Editor: Ansari Hasyim
Laporan Dede Rosadi I Aceh Singkil
SERAMBINEWS.COM, SINGKIL - Hasil uji laboratorium (Lab) dugaan pencemaran limbah pabrik kelapa sawit PT Nafasindo ke sungai Lae Gombar, paling lambat keluar, Jumat (26/9/2025) mendatang.
Hal itu disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Kabid Pengelolaan Sampah Limbah B3 dan Pengendalian Pencemaran Dinas Lingkungan Hidup Aceh Singkil, Sabran, Selasa (23/9/2025).
Menurut Sabran, pihaknya sudah berkomunikasi dengan pihak lab. Jika dihitung waktu yang dibutuhkan melakukan pemeriksaan maka, diperkirakan hasil uji lab keluar Jumat pekan ini.
Setelah hasil lab keluar akan dibuat berita acaranya.
Selanjutnya akan dibuat rilis sehingga bisa digunakan dan dipahami berbagai pihak yang membutuhkan.
"Rencananya nanti rilisnya dipublikasi. Kami undang teman-teman media," tukasnya.
Sebelumnya Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Aceh Singkil, telah mengambil sampel air sungai Lae Gombar, yang diduga tercemar akibat kebocoran limbah pabrik pengolahan minyak kelapa sawit (PMKS) PT Nafasindo.
Sampel tersebut telah dikirim sejak 8 September 2025 lalu ke laboratorium.
Pihak DLH Aceh Singkil, merahasiakan laboratorium tempat pengajian sampel sampai hasilnya keluar.
Langkah itu untuk mencegah hal tidak diinginkan serta menjaga kepercayaan publik.
"Sample air sungai Lae Gombar yang diduga tercemar limbah PT Nafasindo sudah dikirim 8 September 2025 ke laboratorium," kata Pelaksana Tugas (Plt) Kabid Pengelolaan Sampah Limbah B3 dan Pengendalian Pencemaran Dinas Lingkungan Hidup Aceh Singkil, Sabran.
Menurut Sabran, sampel air diambil di tiga titik.
Pertama di kolam limbah nomor 9 milik Nafasindo. Lalu di badan atau saluran air setelah kolam limbah dan sungai Lae Gombar.
Diberitakan sebelumnya banyak ikan mati di sungai Lae Gombar, Kabupaten Aceh Singkil.
Disinyalir akibat limbah pabrik pengolahan minyak kelapa sawit (PMKS) di daerah itu bocor, Sabtu (6/9/2025).
Sungai Lae Gombar melewati empat desa di Kecamatan Kota Baharu dan Kecamatan Singkohor. Masing-masing Desa Ladang Bisik, Sri Kayu, Pea Jambu dan Desa Muara Pea.
Ikan mati tersebut ditemukan oleh warga yang sehari-hari menangkap ikan di sungai Lae Gombar.(*)
| Gerakan Nasional ASRI, Polisi dan TNI Bersihkan 1 Km Pantai Ujong Blang |
|
|---|
| Temui Polda Aceh, IMN Kawal Kasus Kerusakan Lingkungan yang Diduga Melibatkan PT BMU |
|
|---|
| Sampah Rumah Tangga di Sabang Capai 4.680 Ton dalam 10 Bulan, 65 Persen Organik |
|
|---|
| Bupati Safaruddin: Perlu Kesadaran Bersama Terkait Pengelolaan Sampah |
|
|---|
| Anggota Koramil 13/Kluet Timur Gotong-Royong di Jalan Desa Paya Dapur |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Sabran-98ujk.jpg)