Kamis, 7 Mei 2026

Berita Aceh Utara

Tim Dosen Universitas Bumi Persada Raih Hibah Nasional Kemdikti Sains dan Teknologi

“Anak-anak adalah masa depan kita. Tetapi kenyataannya, masih banyak balita di desa menghadapi risiko gizi buruk

Tayang:
Penulis: Jafaruddin | Editor: Nur Nihayati
SERAMBINEWS.COM/HO
Tim dosen Universitas Bumi Persada (UNBP) berhasil memenangkan hibah Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) tahun anggaran 2025 dalam skema Pemberdayaan Desa Binaan (PDB). 

“Anak-anak adalah masa depan kita. Tetapi kenyataannya, masih banyak balita di desa menghadapi risiko gizi buruk

Laporan Jafaruddin I Lhokseumawe

SERAMBINEWS.COM,LHOKSEUMAWE - Tim dosen lintas disiplin ilmu Universitas Bumi Persada (UNBP) berhasil memenangkan hibah Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) tahun anggaran 2025 dalam skema Pemberdayaan Desa Binaan (PDB).

Pengumuman ini tertuang dalam surat nomor 0914/C3/AL.04/2025 yang ditanda tangani oleh direktur penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.

Program yang diusung tersebut berjudul “Pemberdayaan Desa Binaan melalui Optimalisasi MP-ASI Lokal dan Edukasi Digital untuk Penguatan Posyandu dalam Pencegahan Stunting di Gampong Blang Teue, Kecamatan Blang Mangat, Kota Lhokseumawe”.

Tim pengabdian itu diketuai oleh Arista Ardilla, S.Tr.Keb., M.K.M dengan dua anggota, yakni Eka Sutrisna MKes dan Muhammad Kahfi Aulia MCs, berkolaborasi dengan Ns Zulkarnaini MKep dari Universitas Syiah Kuala.

Selain itu juga melibatkan empat mahasiswa UNBP sebagai motor penggerak lapangan.

Program ini dirancang selama tiga tahun dengan tujuan menjawab urgensi masalah stunting yang masih menjadi momok di Aceh, termasuk di Lhokseumawe.

“Anak-anak adalah masa depan kita. Tetapi kenyataannya, masih banyak balita di desa menghadapi risiko gizi buruk dan stunting,” ujar Arista Ardilla kepada Serambinews.com, Selasa (23/9/2025).

Karena itu, tim Dosen UNBP ingin mencari solusi berbasis potensi lokal yang bisa diolah menjadi MP-ASI bergizi, sekaligus menguatkan Posyandu melalui teknologi digital.

Disebutkan, salah satu inovasi yang akan dilakukan adalah produksi MP-ASI NABUNG (Nugget Ikan Kembung), yang memanfaatkan bahan pangan lokal seperti ikan kembung, daun kelor.

Produk ini tidak hanya bernilai gizi tinggi, tetapi juga mudah diproduksi oleh ibu-ibu PKK di desa.

Selain itu, program ini juga akan memperkenalkan edukasi digital dengan melatih kader Posyandu menggunakan Google Sheets dan aplikasi Posyandu Digital untuk mencatat tumbuh kembang balita secara modern.

Program PDB yang didanai Kemdiktisaintek memang mewajibkan adanya kolaborasi lintas klaster, multidisiplin ilmu, serta kerja sama erat dengan pemerintah desa.

Untuk itu, Gampong Blang Teue dipilih sebagai desa binaan dengan dukungan penuh dari aparatur desa, kader Posyandu, dan ibu-ibu PKK.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved