Breaking News
Sabtu, 30 Mei 2026

Cuaca Buruk di Aceh Singkil

Atap Tersapu Angin, Perabot Rumah Tangga Warga Aceh Singkil Basah Kehujanan 

Kondisi itu menyebabkan perabot rumah tangga milik korban yang ada di ruang tamu, ruang keluarga, dan kamar basah.

Tayang:
Penulis: Dede Rosadi | Editor: Saifullah
Serambi Indonesia
DAMPAK ANGIN KENCANG - Warga bergotong royong di rumah Arsad, penduduk Desa Gosong Telaga Barat, Kecamatan Singkil Utara, Kabupaten Aceh Singkil, yang atapnya 'terbang' disapu angin kencang, Minggu (28/9/2025). 

Laporan Dede Rosadi I Aceh Singkil 

SERAMBINEWS.COM, SINGKIL - Atap rumah Arsad, penduduk Lorong 2, Desa Gosong Telaga Barat, Kecamatan Singkil Utara, Kabupaten Aceh Singkil, ‘terbang’ disapu angin puting beliung, Minggu (28/9/2025) sekitar pukul 12.20 WIB. 

Nahasnya, amukan angin kencang tersebut terjadi dibarengi dengan hujan deras.

Kondisi itu menyebabkan perabot rumah tangga milik korban yang ada di ruang tamu, ruang keluarga, dan kamar basah.

Di tengah guyuran hujan, warga yang mengetahui peristiwa tersebut bergegas memindahkannya ke tempat teduh. 

Salah satunya ke bagian dapur rumah korban yang atapnya selamat dari sapuan angin kencang. 

Baca juga: Cuaca Buruk Masih Menghantui, BPBD Aceh Selatan Imbau Warga Tetap Waspada: Lapor jika Ada Bencana! 

Sebagian kaum perempuan berupaya membersihkan hujan yang menggenangi bagian dalam rumah. 

Sementara kaum laki-laki bergotong royong mengangkat seng dan kayu yang ‘terbang’ ke Danau Anak Laut

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa hujan disertai puting beliung yang menghantam rumah Arsad, penduduk Desa Gosong Telaga Barat, Kecamatan Singkil Utara, Kabupaten Aceh Singkil, Minggu (28/9/2025) pukul 12.20 WIB siang itu. 

Arsad bersama istrinya sedang di berada di rumah tetangganya. 

Satu-satunya anggota keluarga yang ada di rumah Arsad adalah anaknya selamat dari peristiwa alam itu. 

Baca juga: BREAKING NEWS – Cuaca Buruk di Aceh Singkil Telan Korban, Boat Nelayan Karam di Muara Kuala Gabi

Atap seng dan kayu yang berhamburan jatuh di tempat kosong. 

Termasuk sebagian besar atap seng dan kayu yang jatuh di Danau Anak Laut, tidak ada aktivitas warga di lokasi. 

Bagian atap rumah yang terbang lebih separuh terletak di bagian depan rumah.

"Saya dan istri sedang tidak ada di rumah. Ada anak satu Alhamdulillah selamat," kata Arsad. 

Sementara itu, warga yang berjarak sekitar 200 meter, menyaksikan detik-detik gulungan angin menyapu rumah Arsad, penduduk Lorong 2, Desa Gosong Telaga Barat, Kecamatan Singkil Utara, Kabupaten Aceh Singkil, Minggu (28/9/2025). 

Baca juga: Efek Cuaca Buruk di Aceh Singkil, Turis Hilang Kontak, Boat Karam & Warga Tertimpa Kabel Listrik

Warga tersebut bernama Pukak. 

Saat itu ia sedang berada di rumah saudaranya yang posisinya nyaris berseberangan dengan rumah korban. 

Dalam kondisi hujan deras, Pukak masih bisa menyaksikan dengan jelas gulungan angin yang dibarengi suara gemuruh memutar kencang. 

Gulungan angin itu menyapu atap rumah Arsad, lalu berakhir di atas permukaan Danau Anak Laut.

Peristiwa yang berlangsung dalam hitungan menit itu, terjadi sekitar pukul 12.20 WIB. 

Kala itu hujan disertai gemuruh angin kencang tiba-tiba menerpa Desa Gosong Telaga Barat.

Baca juga: Cuaca Buruk, Pasokan Ikan di Aceh Tamiang Minim, Harga Ikan Mahal

Angin datang dari arah Utara. 

Sejurus kemudian berganti datang angin dari arah Barat Laut, bergemuruh. 

Beradunya angin itulah disinyalir memicu terjadinya gulungan hingga menerbangkan atap rumah Arsad. 

Dampak angin kencang menyebabkan atap rumah milik Arsad terbang hingga ratusan meter. 

Posisi rumah korban berada di pinggir jalan. 

Sementara sebagian atap ditemukan di Danau Anak Laut yang berada di seberang rumah korban dengan jarak kira-kira 200 meter. 

Bagian atap yang ‘terbang’ terbuat dari seng. 

Bukan hanya seng, rangka kayu tempat atap tercerabut ikut ‘terbang’. 

Baca juga: Cuaca Buruk di Banda Aceh dan Sejumlah Wilayah, Nelayan Diminta Tunda Melaut, Ini Pesan BMKG 

Atap rumah yang terbang disapu angin lebih dari separuh. 

Selain ke Danau Anak Laut, sebagai atap berhamburan ke segala penjuru.(*)

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved