Berita Sabang
KMP BRR Gagal Berlayar Meski Baru Usai Jalani Docking Tahunan, Mengapa?
“Kendala sudah bisa diatasi dan kapal, insya Allah, siap operasi kembali,” ujarnya singkat melalui pesan WhatApp, Senin (6/10/2025) malam.
Penulis: Aulia Prasetya | Editor: Saifullah
Apakah proses docking dilakukan asal-asalan? Atau ada masalah yang sengaja ditutupi dari publik?
Beberapa penumpang yang kecewa mengaku tidak mendapatkan informasi pasti dari petugas.
“Kami cuma disuruh turun, katanya ada kendala teknis. Tapi tidak dijelaskan apa masalahnya,” ujar salah satu penumpang yang enggan disebut namanya.
Lebih lanjut dikatakan, sekitar pukul 18.15 WIB, barulah terdengar pengumuman dari pengeras suara.
Pihak kapal meminta maaf dan menyampaikan kapal mengalami gangguan mesin sehingga pelayaran dibatalkan.
“Pemberitahuannya baru sekitar 18.15 WIB. Katanya kapal trouble dan penumpang akan dipindahkan ke KMP Aceh Hebat 2,” tuturnya.
Peristiwa ini menunjukkan pentingnya transparansi pihak operator kapal.
Sebagai perusahaan pelat merah yang mengelola transportasi vital antar-pulau, ASDP semestinya terbuka kepada publik soal kondisi armadanya, terutama ketika menyangkut keselamatan penumpang.
Tanpa kejelasan, rumor dan spekulasi akan terus berkembang.
Apalagi, pembatalan mendadak seperti ini bukan hanya mengganggu jadwal perjalanan masyarakat, tapi juga menimbulkan keraguan terhadap kualitas perawatan kapal yang baru selesai docking.
Hingga berita ini diturunkan, pihak ASDP belum mengeluarkan keterangan resmi yang menjelaskan penyebab pasti pembatalan pelayaran KMP BRR, maupun hasil inspeksi pascadocking yang dilakukan akhir Agustus lalu.(*)
| Liburan ke Sabang? Ini Tarif Tiket Kapal Cepat dan Feri Banda Aceh - Sabang |
|
|---|
| Kapal Feri Jadi Pilihan Wisatawan yang Bawa Kendaraan ke Sabang, Berikut Jadwal Hari Ini 23 Mei 2026 |
|
|---|
| Tiga Trip Kapal Cepat Layani Rute Sabang - Banda Aceh dan Sebaliknya Hari Ini, Berikut Jadwalnya |
|
|---|
| Ini Syarat Hewan Kurban Idul Adha 1447 Hijriah di Sabang |
|
|---|
| Hasil Tangkapan Nelayan Sabang Capai 9,7 Ribu Ton di Tahun 2025, Dominan Tuna & Tongkol |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Yaimim.jpg)