Kamis, 4 Juni 2026

Berita Bireuen

Jalan Lhok Kulam-Paya Bili Bireuen Sempat Ditutup, Ini Harapan Warga

Hasil musyawarah di lapangan, ruas jalan yang ditutup kemudian dibuka Muspika Jeunieb, sekitar pukul 10.30 WIB, Jumat (10/10/2025)

Tayang:
Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Muhammad Hadi
SERAMBINEWS.COM/ YUSMANDIN IDRIS
JALAN DITUTUP - Ruas jalan Lhok Kulam ke Paya Bili, Jeunieb Bireuen sempat ditutup Kamis malam dan dibuka Muspika Jeunieb sekitar pukul 10.30 WIB, Jumat (10/10/2025). 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Yusmandin Idris I Bireuen

SERAMBINEWS.COM, BIREUEN - Ruas jalan utama atau jalan kabupaten antar Desa Lhok Kulam – Paya Bili, Jeunieb, Bireuen ditutup warga sejak pukul 23.00 WIB, Kamis (9/10/2025).

Aksi penutupan jalan yang berjarak sekitar 7 Km arah selatan Simpang Nalan, Jeunieb, jalan Banda Aceh – Medan ditutup dilakukan oleh warga Lhok Kulam, Jeunieb 

Ruas jalan kabupaten ditutup karena ekses perselisihan warga.

Hasil musyawarah di lapangan, ruas jalan yang ditutup kemudian dibuka Muspika Jeunieb, sekitar pukul 10.30 WIB, Jumat (10/10/2025).

Keuchik Lhok Kulam, Sulaiman di lokasi mengatakan, informasi dia peroleh dari warga bahwa penutupan jalan ke Gampong Paya Bilie ekses perselisihan antara warga Paya Bili dan Lhok Kulam di areal kebun yang
terjadi kemarin. 

Saat itu disebut-sebut ada ucapan yang menyinggung perasaan warga Lhok Kulam.

Sehingga dampaknya sejumlah warga dari Gampong Lhok Kulam, Kamis (9/10/2025) menutup akses jalan ke Gampong Alue Bili merupakan gampong bertetangga itu. 

Setelah akses jalan dibuka Muspika, Jumat pagi. 

Baca juga: Sempat Ditutup karena Warga Berselisih, Jalan Paya Bili–Lhok Kulam, Jeunieb Bireuen Kini Dibuka

Keuchik Lhok Kulam mengatakan, pihaknya siap duduk dengan pihak Gampong Paya Bili serta Muspika menyelesaikan permasalahan antara kedua gampong sehingga masyarakat hidup tenteram saling berdampingan.

"Kami siap kapan saja duduk bersama pihak Gampong Paya Bili dan harapan kami dari Pemerintah Gampong Lhok Kulam agar permasalahan yang terjadi belakangan ini segera diselesaikan dan ditindaklanjuti, dari
Pemerintah Kabupaten juga turun kelapangan," harap Keuchik. 

Mantan keuchik Paya Bili, Abdul Wahab mengatakan, mereka juga siap duduk bermusyawarah menyelesaikan kesalahpahaman. 

Beberapa warga Paya Bili mengatakan, intinya mengharapkan permasalahan yang ada dapat diselesaikan dengan bermusyawarah dan bisa diselesaikan secara baik-baik dengan tuntas. 

Baca juga: Ribuan Warga Bireuen Larut dalam Zikir dan Doa di Lapangan RTH Cot Gapu

"Dampak penutupan jalan walaupun tidak lama mengakibatkan aktivitas masyarakat Paya Bili sempat terhambat.

Bahkan guru dari luar gampong tidak bisa pergi mengajar ke SD 13 Jeunieb di Paya Bili.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved