Breaking News
Kamis, 9 April 2026

Pidie

Diwarnai Insiden Memalukan, Ada Banting Tropi Malam Final Piala Bupati Pidie

Mutiara Raya menjadi juara setelah menang lewat gol Irfanda Usman dan Muzakir Mane. CST Ulim hanya mampu membalas satu gol

|
Editor: Nur Nihayati
Kiriman warga
BANTING TROPI - Suasana saat terjadi banting tropi disaksikan penonton di malam final piala Bupati Pidie di Lapangan Blang Paseh, Senin (13/10/2025) malam. 

 

Mutiara Raya menjadi juara setelah menang lewat gol Irfanda Usman dan Muzakir Mane. CST Ulim hanya mampu membalas satu gol

SERAMBINEWS.COM, SIGLI - Suasana malam terakhir even olahraga di Lapangan Blang Paseh, Sigli, Pidie menjadi perbincangan di kalangan masyarakat khususnya di Kabupaten Pidie, Selasa (14/10/2025).

Laga final Piala Bupati Pidie 2025 di Stadion Blang Paseh, Kota Sigli,Kabupaten Pidie, Senin malam (13/10/2025), diwarnai insiden memalukan. Ada banting tropi usai diterima di lapangan tersebut.

Tim CST Ulim, Pidie Jaya membanting tropi juara dua usai kalah 2–1 dari Mutiara Raya Beureuneun. 

Sementara, setelah banting tropi mereka juga meminta kembali hadiah pembinaan Rp 40 juta.

Ketua Panitia Pelaksana (Panpel) Syukri membenarkan adanya keributan itu terjadi di bench ofisial CST Ulim. 

“Iya benar, mereka rusuh sendiri. Ini di luar sepengetahuan panpel,” ujarnya.

Mutiara Raya menjadi juara setelah menang lewat gol Irfanda Usman dan Muzakir Mane. CST Ulim hanya mampu membalas satu gol lewat Khairil Anwar. 

Panitia mengancam akan mem-blacklist CST Ulim dari turnamen selanjutnya.

Intinya menurut panitia itu peristiwa terjadi di luar sepengetahuan mereka. Kondisi ini terjadi tim mereka sendiri.

Kondisi ini sempat ditenangkan oleh Wakil Bupati Pidie Jaya, Hasan Basri namun official tim dan pemain CST Ulim tak diindahkan.

Situasi berubah saat manajemen CST United menolak pengalungan medali juara dua.

Sikap ini diniilai tidak mencerminkan etika olahraga dan tidak menghormati pejabat yang hadir.

Ulah itu disebut-sebut dipicu kekecewaan terhadap kepemimpinan wasit.

Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pidie, Muhammad SPdI mengatakan, kejadian ini terjadi di luar tanggungjawab panitia.(*)

Ketua Panitia Pelaksana, Syukri
Ketua Panitia Pelaksana, Syukri (SERAMBINEWS.COM/HO    )

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved