Senin, 13 April 2026

Harga Emas

Rekor Baru! Harga Emas Perhiasan di Aceh Timur Tembus Rp 7.350.000/ Mayam

Harga emas perhiasan tipe 99 sebelumnya Rp 7.300.000 per mayam, naik menjadi Rp 7.350.000 per mayam, emas tipe A harga sebelumnya Rp 7.000.000

Penulis: Maulidi Alfata | Editor: Nurul Hayati
SERAMBINEWS.COM/ MAULIDI ALFATA
Emas perhiasan berbentuk gelang berada di dalam rak toko emas Tiara Idi Rayeuk, Aceh Timur, Rabu (15/10/2025). 

Harga emas perhiasan tipe 99 sebelumnya Rp 7.300.000 per mayam, naik menjadi Rp 7.350.000 per mayam, emas tipe A harga sebelumnya Rp 7.000.000 per mayam naik menjadi Rp 7.050.000 per mayam.

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Maulidi Alfata | Aceh Timur

SERAMBINEWS.COM, IDI - Harga emas di Aceh Timur makin tinggi dengan kenaikan yang terus terjadi, baik pada emas perhiasan hingga Logam Mulia (LM).

Adi penjual emas di toko Tiara Idi Rayeuk, pada Rabu (15/10/2025), menjelaskan bahwa harga semua jenis emas naik lagi.

"Emas perhiasan naik Rp 50.000 dari harga sebelumnya, sementara LM batangan lokal naik Rp 20 ribu dan Antam naik Rp 23 ribu," tuturnya.

Harga emas perhiasan tipe 99 sebelumnya Rp 7.300.000 per mayam, naik menjadi Rp 7.350.000 per mayam, emas tipe A harga sebelumnya Rp 7.000.000 per mayam naik menjadi Rp 7.050.000 per mayam.

Kenaikan juga terjadi pada LM, emas batangan harga sebelumnya Rp 2.220.000 per gram, naik menjadi Rp 2.240.000 per gram, emas Antam Rp 2.360.000 per gram naik menjadi Rp 2.383.000 per gramnya.

Berdasarkan pantauan market emas di Bloomberg harga emas dunia terus naik hingga rekor tertinggi, pada Selasa kemarin harga ditutup di angka US$ 4.164,5/troy ons.

Angka ini menguat 0,9 persen dari angka sebelumnya yakni, US$ 4.127,35/troy ons.

Kenaikan emas ini dipicu oleh kondisi pasar Amerika Serikat (AS), pernyataan baru-batu ini Jerome Powell Gubernur Federal Reserve.

Baca juga: Harga Emas Pegadaian 15 Oktober 2025: Antam, UBS dan Galeri24 Kompak Naik Signifikan 

Dalam pernyataannya, powel menyebutkan bahwa rekrutan tenaga kerja AS saat ini sedang lemah dan bisa saja terjadi perlambatan perekrutan di pasar tenaga kerja.

Kabar dari Amerika Serikat (AS) mendorong harga emas.

Pelaku pasar merespons pernyataan terbaru dari Jerome ‘Jay’ Powell, Gubernur Federal Reserve.

Pernyataan ini kemudian menjadi bukti bahwa The Fed sedang fokus pada pasar tenaga kerja, kemungkinan besar The Fed akan melakukan intervensi dengan melonggarkan kebijakan moneter.

Para investor tentunya mempertimbangkan dana investasi mereka dengan memborong emas untuk aset aman di tengah ketidak pastian pasar untuk mempertahankan nilai uang.

Sehingga mengakibatkan emas menjadi lebih mahal. (*)

Baca juga: Rekor Lagi! Harga Emas di Banda Aceh Kian Mahal, 15 Oktober 2025 Dijual Segini per Mayam

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved