Berita Banda Aceh
Persiraja Banda Aceh Banjir Sanksi, Total Denda Rp 110 Juta
Lewat rilis yang dipublikasi Komdis PSSI pada Selasa (14/10/2025), Persiraja mendapat sebanyak empat sanksi dengan total denda mencapai Rp 110 juta.
Penulis: Rianza Alfandi | Editor: Nurul Hayati
Lewat rilis yang dipublikasi Komdis PSSI pada Selasa (14/10/2025), Persiraja mendapat sebanyak empat sanksi dengan total denda mencapai Rp 110 juta.
Laporan Wartawan Serambi Indonesia Rianza Alfandi | Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Komisi Disiplin (Komdis) Persatusan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) resmi merilis sanksi terbaru untuk sejumlah klub di Indonesia.
Salah satunya Persiraja Banda Aceh.
Lewat rilis yang dipublikasi Komdis PSSI pada Selasa (14/10/2025), Persiraja mendapat sebanyak empat sanksi dengan total denda mencapai Rp 110 juta.
Sejumlah sanksi ini merupakan buntut dari pertandingan lanjutan Pegadaian Championship 2025/2026 antara Persiraja vs Garudayaksa FC, di Stadion H. Dimurthala Lampineung Banda Aceh, pada Minggu (5/10/2025) malam.
Adapun empat sanksi tersebut meliputi, adanya keterlambatan saat memasuki lapangan pada babak kedua sehingga membuat pertandingan mundur selama 140 detik.
Pelanggaran ini dikenai denda Rp 50 juta.
Kemudian, Komdis PSSI menyatakan adanya suporter Persiraja Banda Aceh yang menyanyikan yel-yel bernada provokatif dan menghina, denda Rp 15 juta.
Selain itu, dalam pertandingan tersebut sebanyak empat pemain dan satu official Persiraja Banda Aceh mendapatkan kartu kuning, sehingga didenda Rp 25 juta.
Baca juga: Persiraja Banda Aceh Kembali Didenda Rp30 Juta, Ini Penyebabnya
Pelanggaran lainnya dikenakan kepada panitia pelaksana pertandingan Persiraja Banda Aceh, yakni adanya penyerangan dan pemukulan kepada perangkat pertandingan ketika perangkat pertandingan hendak meninggalkan stadion menuju ke hotel.
Pelanggaran ini dikenakan denda Rp 20 juta.
Terkait sanksi ini, manajemen Persiraja Banda Aceh mengaku bakal mempelajari dan mempertimbangkan lebih lanjut terkait sejumlah sanksi yang diputuskan oleh Komdis PSSI.
“Kami manajemen sedang mempelajari dan mempertimbangkan, nanti kita putuskan apakah akan melakukan banding atau tidak,” kata Manajer Persiraja Banda Aceh, Ridha Mafdhul Gidong, kepada Serambinews.com.
Gidong juga berharap untuk pertandingan-pertandingan ke depannya Persiraja bisa terbebas sanksi dari segi manapun.
“Kita akan terus berbenah dan kepada semua pihak kita juga mengharapkan agar dapat berbenah, mengevaluasi semua kejadian agar tidak terulang kembali,” ujarnya.
Sebagai informasi, laga Persiraja kontra Garudayaksa FC berakhir imbang dengan skor 1-1.
Dalam pertandingan tersebut skuad Laskar Rencong yang tampil sebagai tuan rumah mampu mendominasi permainan.
Namun, peluang demi peluang yang diciptakan Miftahul Hamdi dan kawan-kawan tidak mampu membuat Persiraja mengamankan poin penuh di kandang.(*)
| KAMMI Komisariat USK Temui Wakil Ketua Komisi III DPRK Banda Aceh, Ini Poin-poin Dibahas |
|
|---|
| BKKBN Aceh Lantik Enam Penata KKB, Perkuat Layanan Bangga Kencana |
|
|---|
| Tegas! Sekda Minta Pejabat Profesional dalam Bekerja dan Jangan Anti Kritik |
|
|---|
| Satu Orang Meninggal dalam Laka Lantas di Tol Sibanceh, Pengelola Sampaikan Belasungkawa |
|
|---|
| Hutama Karya Sebut Ada Sejumlah Kecelakaan Fatal di Tol Sigli–Banda Aceh dalam Tiga Tahun Terakhir |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Pemain-Persiraja-Banda-Aceh-Rahmat-Ilahi-melakukan-selebrasi-usai-mencetak-gol.jpg)