Sabang
USK Salurkan Mesin Pengolahan Kelapa untuk UMKM di Sabang
“Tujuan kegiatan ini adalah memperkenalkan hasil penelitian dan alat tepat guna dari kampus kepada masyarakat, seperti mesin pemeras santan
Penulis: Aulia Prasetya | Editor: Nur Nihayati
“Tujuan kegiatan ini adalah memperkenalkan hasil penelitian dan alat tepat guna dari kampus kepada masyarakat, seperti mesin pemeras santan
Laporan Wartawan Serambi Indonesia Aulia Prasetya | Sabang
SERAMBINEWS.COM, SABANG - Universitas Syiah Kuala (USK) Banda Aceh menyalurkan bantuan berupa sejumlah mesin pengolahan hasil kelapa kepada pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Gampong Bateshok, Kota Sabang beberapa waktu yang lalu.
Bantuan tersebut diberikan untuk mendukung pelaku usaha perkebunan dalam mengolah hasil kelapa menjadi produk bernilai tambah dan berdaya saing.
Ketua Tim Program Pengabdian Kepada Masyarakat Berbasis Produk Teknologi Tepat Guna (PKMBP-TTG) USK, Dr. Raida Agustina, S.T.P., M.H.D., mengatakan penyaluran bantuan ini dilakukan bersamaan dengan kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) tematik mahasiswa USK di Sabang.
Menurutnya, kegiatan ini merupakan bagian dari upaya universitas memperkuat sektor ekonomi masyarakat berbasis potensi daerah.
Baca juga: Pedagang Ikan Keluhkan Oknum Jualan di Pintu Masuk Pasar Tradisional Sabang
“Tujuan kegiatan ini adalah memperkenalkan hasil penelitian dan alat tepat guna dari kampus kepada masyarakat, seperti mesin pemeras santan dan alat pengolah ampas kelapa menjadi tepung kelapa.
Program di Sabang ini merupakan kegiatan perdana yang kami harapkan bisa terus berlanjut,” ujar Raida Agustina.
Adapun alat bantu yang diserahkan meliputi mesin kukur kelapa, alat pemeras santan, grinder, rak fermentasi lengkap dengan tabung, container, serta peralatan pengemasan.
Seluruh bantuan tersebut diharapkan dapat mendorong pelaku UMKM mengembangkan produk turunan kelapa seperti minyak kelapa, tepung kelapa, dan pakan ternak dari ampas kelapa.
“Jika ke depan masih dibutuhkan, kami akan kembali mengajukan program serupa agar lebih banyak UMKM bisa terbantu.
Harapannya, masyarakat dapat terus mengembangkan usaha yang sudah dirintis selama kegiatan pengabdian berlangsung,” jelas Raida.
Sementara itu, pelaku UMKM Gampong Bateshok, Usman Nasution, menyampaikan apresiasinya atas bantuan yang diberikan USK.
Menurutnya, keberadaan alat-alat pengolahan tersebut sangat membantu masyarakat, khususnya kelompok ibu-ibu yang ingin meningkatkan pendapatan keluarga.
“Alhamdulillah, kegiatan ini sangat membantu masyarakat, terutama di bidang pertanian dan pengolahan kelapa.
Kami berharap mahasiswa USK bisa lebih sering melaksanakan KKN di Sabang untuk membantu masyarakat mengembangkan ekonomi lokal,” ujar Usman.(*)
Baca juga: Harga Emas kian Berkilau di Aceh Timur, Kini Rp 7,5 Juta Per Mayam
| Libur Idul Adha, Penumpang Penyeberangan Sabang Meningkat 62 Persen |
|
|---|
| Empat Pelayaran dari Banda Aceh ke Sabang Tersedia Hari Ini 2 Juni 2026, Berikut Jadwalnya |
|
|---|
| Pasca Libur Idul Adha, Jadwal Kapal Feri Sabang - Banda Aceh Kembali Normal per 2 Juni 2026 |
|
|---|
| Tugu Menara Merah Putih Jadi Favorit Wisatawan Selama Libur Idul Adha |
|
|---|
| 105 Ekor Sapi Disiapkan untuk Meugang Iduladha di Sabang, Mayoritas Didatangkan dari Luar Daerah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/olahkelapa-1610.jpg)