Kamis, 30 April 2026

Sabang

USK Salurkan Mesin Pengolahan Kelapa untuk UMKM di Sabang

“Tujuan kegiatan ini adalah memperkenalkan hasil penelitian dan alat tepat guna dari kampus kepada masyarakat, seperti mesin pemeras santan

Tayang:
Penulis: Aulia Prasetya | Editor: Nur Nihayati
SERAMBINEWS.COM/HO    
PERAGAKAN MESIN - Mahasiswa Universitas Syiah Kuala (USK) memperagakan cara kerja mesin pengolah kelapa kepada pelaku UMKM di Gampong Bateshok, Sabang, dalam kegiatan KKN tematik yang bertujuan membantu masyarakat mengembangkan produk olahan hasil perkebunan. 

“Tujuan kegiatan ini adalah memperkenalkan hasil penelitian dan alat tepat guna dari kampus kepada masyarakat, seperti mesin pemeras santan 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Aulia Prasetya | Sabang

SERAMBINEWS.COM, SABANG -  Universitas Syiah Kuala (USK) Banda Aceh menyalurkan bantuan berupa sejumlah mesin pengolahan hasil kelapa kepada pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Gampong Bateshok, Kota Sabang beberapa waktu yang lalu.

Bantuan tersebut diberikan untuk mendukung pelaku usaha perkebunan dalam mengolah hasil kelapa menjadi produk bernilai tambah dan berdaya saing.

Ketua Tim Program Pengabdian Kepada Masyarakat Berbasis Produk Teknologi Tepat Guna (PKMBP-TTG) USK, Dr. Raida Agustina, S.T.P., M.H.D., mengatakan penyaluran bantuan ini dilakukan bersamaan dengan kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) tematik mahasiswa USK di Sabang.

Menurutnya, kegiatan ini merupakan bagian dari upaya universitas memperkuat sektor ekonomi masyarakat berbasis potensi daerah.

Baca juga: Pedagang Ikan Keluhkan Oknum Jualan di Pintu Masuk Pasar Tradisional Sabang

“Tujuan kegiatan ini adalah memperkenalkan hasil penelitian dan alat tepat guna dari kampus kepada masyarakat, seperti mesin pemeras santan dan alat pengolah ampas kelapa menjadi tepung kelapa. 

Program di Sabang ini merupakan kegiatan perdana yang kami harapkan bisa terus berlanjut,” ujar Raida Agustina.

Adapun alat bantu yang diserahkan meliputi mesin kukur kelapa, alat pemeras santan, grinder, rak fermentasi lengkap dengan tabung, container, serta peralatan pengemasan.

Seluruh bantuan tersebut diharapkan dapat mendorong pelaku UMKM mengembangkan produk turunan kelapa seperti minyak kelapa, tepung kelapa, dan pakan ternak dari ampas kelapa.

“Jika ke depan masih dibutuhkan, kami akan kembali mengajukan program serupa agar lebih banyak UMKM bisa terbantu. 

Harapannya, masyarakat dapat terus mengembangkan usaha yang sudah dirintis selama kegiatan pengabdian berlangsung,” jelas Raida.

Sementara itu, pelaku UMKM Gampong Bateshok, Usman Nasution, menyampaikan apresiasinya atas bantuan yang diberikan USK.

Menurutnya, keberadaan alat-alat pengolahan tersebut sangat membantu masyarakat, khususnya kelompok ibu-ibu yang ingin meningkatkan pendapatan keluarga.

“Alhamdulillah, kegiatan ini sangat membantu masyarakat, terutama di bidang pertanian dan pengolahan kelapa

Kami berharap mahasiswa USK bisa lebih sering melaksanakan KKN di Sabang untuk membantu masyarakat mengembangkan ekonomi lokal,” ujar Usman.(*)

Baca juga: Harga Emas kian Berkilau di Aceh Timur, Kini Rp 7,5 Juta Per Mayam

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved