Berita Lhokeumawe
Mahasiswa Unimal Menjelajahi Gua Kaloy Aceh Tamiang
Meskipun bukan gua bawah tanah, Kaloy memiliki ornamen alami stalaktit dan stalagmit dengan keindahan geologi
Penulis: Zaki Mubarak | Editor: IKL
Meskipun bukan gua bawah tanah, Kaloy memiliki ornamen alami stalaktit dan stalagmit dengan keindahan geologi, kawasan ini menyimpan nilai ekologis dan ilmiah tinggi, berperan penting sebagai resapan air (recharge area), dan tempat habitat jenis flora dan fauna ekosistem karst.
Laporan Wartawan Serambi Indonesia Zaki Mubarak | Lhokseumawe
SERAMBINEWS.COM,LHOKSEUMAWE - Sejumlah mahasiswa universitas malikussaleh tergabung Unit Kegiatan Mahasiswa Pencinta Alam (UKM-PA) melakukan penjelahan Gua Karst Kaloy di Kawasan Kabupaten Aceh Tamiang.
Kehadiran para mahasiswi women series atau wanita pencinta alam, yakni Handayana, Wirzatul Jannah, Awikta Marafalajuna, Raidah Ufariah, dan Yakin Malem. Menghabiskan waktu selama empat hari, Jumat 9 sampai Senin 12 Oktober 2025, mengali pengetahuan objek tersebut.
Pimpinan kelompok UMPAL, Handayana mengatakan, perjalanan menuju kawasan Gua Kaloy bukanlah hal yang mudah, tim harus menempuh medan berat menuju hutan tersebut.
"Kami melintasi sungai debit air arus deras dan bebatuan licin, serta menerobos vegetasi tumbuhan menjulang tinggi. Sepanjang perjalanan menghadapi gigitan pacet, ini bagian tantangan khas medan karst tropis untuk bisa sampai ke Gua," katanya, Kamis (15/10/2025).
Menurutnya, Handayana mengaku, setelah menempuh perjalanan panjang dan melelahkan, namun terobati dengan keindahan Gua Kaloy yang berada di tengah hutan.
"Meskipun bukan gua bawah tanah, Kaloy memiliki ornamen alami stalaktit dan stalagmit dengan keindahan geologi, kawasan ini menyimpan nilai ekologis dan ilmiah tinggi, berperan penting sebagai resapan air (recharge area), dan tempat habitat jenis flora dan fauna ekosistem karst," ujarnya.
Kawasan karst kaloy, kata Handayana, memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai lokasi penelitian geologi, pendidikan lingkungan, dan ekowisata konservatif.
"Keaslian hutan sekitarnya memberikan nilai tambah yang tinggi, baik untuk kepentingan akademis maupun pelestarian alam," ungkapnya.
Namun, di balik potensi tersebut, tim women series juga menemukan adanya tantangan lingkungan serius, seperti penebangan liar mulai merajalela kawasan hutan tersebut.
"Khawatiran mengancam keberlanjutan ekosistem, menurunkan kualitas lingkungan, serta mempercepat kerusakan tutupan vegetasi penting bagi keseimbangan alam Kaloy," tegasnya.
"Melalui Wanita pencinta alam ini, kami ingin menunjukkan bahwa perempuan juga mampu menjadi garda terdepan dalam kegiatan eksplorasi, riset, dan pelestarian alam,” pungkasnya.
Melalui unit kegiatan mahasiswa pencinta alam menjelajahi gua karst kaloy menjadi bentuk nyata dedikasi mahasiswi unimal dalam menumbuhkan semangat ilmiah, solidaritas, dan kepedulian lingkungan.
Selain menjadi ajang pembelajaran lapangan, kegiatan ini juga dapat menginspirasi lebih banyak perempuan untuk berani menjelajah, meneliti, dan menjaga kelestarian alam Indonesia.(*)
| Perkuat Tata Kelola Perusahaan, PT PIM Gelar Seminar Hukum Dengan Kejati Aceh |
|
|---|
| Cuaca di Lhokseumawe Cerah, Cek Prediksi Cuaca BMKG di Sebagian Aceh hingga 3 Hari Mendatang |
|
|---|
| Harga Emas di Lhokseumawe Hari Ini Stagnan, Berikut Rincian Harganya |
|
|---|
| UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe Raih Akreditasi Unggul dari BAN-PT |
|
|---|
| HIMAKO Unimal Gelar Pelatihan Humas dan Media Sosial |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/2025-10-16-at-164250_Online.jpg)