Sabtu, 11 April 2026

Hari Pangan

Hari Pangan Dunia, Ternyata Masih Banyak Warga Aceh Singkil Sia-siakan Makanan 

Makanan yang paling sering disia-siakan adalah nasi. Akibatnya nasi dibuang begitu saja

Penulis: Dede Rosadi | Editor: Ansari Hasyim
SERAMBINEWS/DEDE ROSADI
PANGAN MURAH - Wakil Bupati Aceh Singkil, Hamzah Sulaiman serahkan pangan murah yang digelar dalam rangka peringati hari pangan dunia di Kecamatan Singkohor, Kamis (16/10/2025). 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Dede Rosadi l Aceh Singkil

SERAMBINEWS.COM, SINGKIL - Masih banyak warga Aceh Singkil tak hargai makanan.

Salah satunya dengan prilaku mengambil makan tidak sesuai dengan porsi perut.

Hal itu acap terlihat dalam acara pesta, di rumah makan hingga rumah penduduk. 

Makanan yang paling sering disia-siakan adalah nasi. Akibatnya nasi dibuang begitu saja ke tempat sampah. 

Banyaknya sisa makanan yang terbuang akibat tak habis disantap acap disayangkan berbagai pihak. 

Jika saja makan yang tak habis itu, dikumpul maka bisa memberi makan warga yang kelaparan.

Wakil Bupati Aceh Singkil, Hamzah Sulaiman menyikapi fenomena tersebut, meminta warganya berhemat. 

Hemat yang ia maksud adalah mengambil makanan sesuai dengan kebutuhan. 

"Perlu ada penghematan, walau tidak mengurangi makan kita. Namun mengambil makanan secukupnya saja," kata Hamzah, saat memperingati Hari Pangan Dunia yang dipusatkan di Kecamatan Singkohor, Kamis (16/10/2025).

Selain mengambil makanan secukupnya, Hamzah juga menyatakan tidak mengabiskan makanan yang sudah diambil merupakan perbuatan tidak baik. 

Dirinya lantas mencontohkan adab makan ulama kharismatik Aceh Singkil, Almarhum Buya Batu Korong. 

"Saya sering makan dengan beliau. Beliau kalau makan, selalu dihabiskan," kata Hamzah. 

Pada bagian lain Hamzah membenarkan dirinya acap melihat makanan yang tak dihabiskan di restoran maupun tempat pesta. 

"Jadi kita harus biasakan mengambil makanan secukupnya saja," tukasnya.

Momentum hari pangan sedunia diharapkan menjadi momentum bagi warga Aceh Singkil, untuk memulai mengambil makanan secukupnya. 

Sehingga tidak ada lagi makanan yang disia-siakan akibat tidak habis disantap.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved