Jumat, 10 April 2026

Berita Aceh Barat

PT Mifa Bersaudara Raih Penghargaan Bergengsi ASEAN Energy Awards 2025

Sebagai salah satu wakil Indonesia yang ditunjuk langsung oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Republik Indonesia, Mifa menerima

Penulis: Sadul Bahri | Editor: Mursal Ismail
Serambinews.com/HO
TERIMA PENGHARGAAN - Direktur PT Mifa Bersaudara, Adi Risfandi, saat menerima penghargaan di ajang ASEAN Energy Awards 2025 di Kuala Lumpur Convention Centre, Malaysia, Kamis (17/10/2025). 

Sebagai salah satu wakil Indonesia yang ditunjuk langsung oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Republik Indonesia, Mifa menerima penghargaan tersebut pada ajang ASEAN Energy Awards 2025. 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Sa'dul Bahri | Aceh Barat

SERAMBINEWS.COM, MEULABOH PT Mifa Bersaudara menorehkan prestasi membanggakan di kancah internasional dengan meraih Winner ASEAN Energy Awards 2025 untuk Kategori ASEAN Coal Awards-Coal Handling and Distribution, melalui projek inisiatif bertajuk “From Ruins to Hope: Eco-Friendly Coal, Sustainable Mining, and Efficient Distribution in Aceh’s Energy Journey.”

Sebagai salah satu wakil Indonesia yang ditunjuk langsung oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Republik Indonesia, Mifa menerima penghargaan tersebut pada ajang ASEAN Energy Awards 2025. 

Acara ini digelar Ministry of Energy Transition and Water Transformation (PETRA) Malaysia bekerja sama dengan ASEAN Centre for Energy (ACE) di Kuala Lumpur Convention Centre, Malaysia, Kamis (17/10/2025).

Direktur PT Mifa Bersaudara, Adi Risfandi menyampaikan bahwa penghargaan ini menjadi bukti nyata komitmen perusahaan dalam mendorong praktik pertambangan yang berkelanjutan, efisien, dan ramah lingkungan.  

“Capaian ini adalah hasil kerja keras seluruh tim Mifa yang terus berinovasi dalam menjaga keseimbangan antara produktivitas, efisiensi, serta tanggung jawab terhadap lingkungan dan masyarakat sekitar,” ujar Adi Risfandi.

Beroperasi sejak tahun 2012 di Kabupaten Aceh Barat, daerah yang memiliki sejarah konflik dan bencana gempa serta tsunami, MIFA kini menjadi salah satu bagian penting dalam pemulihan ekonomi daerah melalui pertambangan yang bertanggung jawab dan inklusif.

Baca juga: Bank Sampah Binaan Mifa Bersaudara Jadi Objek Penilaian Adipura Aceh Barat

MIFA juga turut berperan aktif dalam menjaga ketahanan energi nasional hingga kini.

Memiliki konsesi seluas 3.134 hektare, Mifa sukses mencatatkan diri sebagai produsen batubara berkalori rendah terbesar di Indonesia, dengan penjualan mencapai 12 juta ton pada tahun 2024.

Keberhasilan ini didukung oleh infrastruktur terintegrasi, mulai dari crushing plant hingga jetty yang berhadapan langsung dengan Samudra Hindia, yang memungkinkan pengiriman batubara secara efisien, berkelanjutan, dan berdaya saing global ke pasar India dan ASEAN.

Dalam menjalankan operasinya, Mifa senantiasa berpedoman pada prinsip keberlanjutan dengan menerapkan standar internasional seperti ISO 14001 (Lingkungan), ISO 45001 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja), dan ISO 9001 (Manajemen Mutu), serta mematuhi Sistem Manajemen Keselamatan Pertambangan (SMKP), yang konsistensinya mengantarkan MIFA meraih peringkat Hijau PROPER.

Lebih dari 3.000 tenaga kerja menjadi bagian penting dalam operasional Mifa di mana 70 persen di antaranya merupakan putra daerah.

Hal ini menunjukkan peran nyata perusahaan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi inklusif, transisi energi, dan penerapan praktik industri ekstraktif yang sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs).

Baca juga: Dinkes Aceh Barat Apresiasi PT Mifa atas Peluncuran Klinik Kesehatan Keliling

“Penghargaan ini bukan sekadar pengakuan atas capaian Mifa, tetapi juga menjadi motivasi bagi kami untuk terus menghadirkan praktik pertambangan yang berdaya saing, ramah lingkungan, dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat Aceh dan Indonesia,” tutup Adi Risfandi. (*)

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved