Sabtu, 2 Mei 2026

Aceh Selatan

Bahas Pertambangan Rakyat, Penasehat dan Ketua APRI Aceh Selatan Kunjungi Bupati Abdya 

Ia menegaskan, setiap penentuan lokasi tambang akan dilakukan melalui koordinasi dan pendampingan bersama APRI sebelum...

Tayang:
Penulis: Ilhami Syahputra | Editor: Eddy Fitriadi
Dok SERAMBINEWS.COM/HO
FOTO BERSAMA - Penasehat DPC Asosiasi Pertambangan Rakyat Indonesia (APRI) Aceh Selatan, Hanzirwansyah, bersama Ketua Delky Nofrizal Qutni, foto bersama Bupati Aceh Barat Daya (Abdya) Safaruddin, Jumat (17/10/2025). 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Ilhami Syahputra | Aceh Selatan 

SERAMBINEWS.COM, TAPAKTUAN - Penasehat DPC Asosiasi Pertambangan Rakyat Indonesia (APRI) Aceh Selatan, Hanzirwansyah, bersama Ketua APRI Delky Nofrizal Qutni, melakukan kunjungan kerja ke Bupati Aceh Barat Daya (Abdya) Dr. Safaruddin, Jumat (17/10/2025).

Pertemuan itu membahas mekanisme pengusulan Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) yang telah lebih dulu diterapkan di Abdya.

Dalam pertemuan yang berlangsung di pendopo Bupati tersebut, Safaruddin menjelaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Abdya telah menjalin kerja sama strategis dengan APRI Abdya dalam pendampingan dan pengawasan tambang rakyat. 

Ia menegaskan, setiap penentuan lokasi tambang akan dilakukan melalui koordinasi dan pendampingan bersama APRI sebelum diajukan ke pemerintah kabupaten.

“Kolaborasi ini penting agar tambang rakyat tidak lagi berjalan di luar aturan, dan masyarakat benar-benar merasakan manfaatnya melalui legalisasi tambang rakyat,” kata Safaruddin.

Selain mendalami mekanisme WPR, tim APRI Aceh Selatan juga menyinggung kebijakan tegas Bupati Abdya yang mencabut rekomendasi perusahaan PT Laguna Jaya Tambang di kawasan Manggeng Raya. 

Baca juga: Groundbreaking Kopdes Merah Putih Serentak Secara Nasional, di Aceh Selatan Ada Dua Titik

Menjawab hal itu, Safaruddin menegaskan, keputusan tersebut diambil karena pemerintah harus berpihak kepada rakyat.

“Kekuasaan tertinggi ada di tangan rakyat. Maka kebijakan kita sebagai pemerintah harus berpihak pada kepentingan rakyat,” ujar Safaruddin menegaskan.

Kunjungan ini menjadi langkah awal memperkuat sinergi antara APRI Aceh Selatan dan Pemerintah Kabupaten Abdya dalam mendorong tata kelola pertambangan rakyat yang legal, berkeadilan, dan berkelanjutan.(*)

 

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved