Berita Banda Aceh
Hujan Berhari-hari, Warga Aceh Diimbau Waspada Banjir dan Longsor
“Waspada potensi Bencana Hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, angin kencang, dan lainnya akibat hujan dengan intensitas sedang hingga lebat
Penulis: Rianza Alfandi | Editor: Nurul Hayati
“Waspada potensi Bencana Hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, angin kencang, dan lainnya akibat hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang terus-menerus maupun dengan durasi lama,” kata Prakirawan BMKG Aceh, Amat Komi, Senin (20/10/2025).
Laporan Wartawan Serambi Indonesia Rianza Alfandi | Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I SIM Banda Aceh mengimbau masyarakat untuk mewaspadai bencana hidrometeorologi seperti banjir dan tanah longsor, akibat hujan berhari-hari yang melanda sejumlah wilayah Aceh sejak pekan lalu.
“Waspada potensi Bencana Hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, angin kencang, dan lainnya akibat hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang terus-menerus maupun dengan durasi lama,” kata Prakirawan BMKG Aceh, Amat Komi, Senin (20/10/2025).
Amat Komi menjelaskan, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat melanda sejumlah wilayah Aceh sejak sepekan lalu.
Kondisi itu diperkirakan bakal terus berlangsung hingga dua hari ke depan.
Untuk itu, masyarakat juga disarankan agar meninggalkan daerah lerengan dan wilayah aliran sungai apabila melihat awan tebal hitam dan hujan mulai rintik rintik di daerah pegunungan.
Lebih lanjut, Amat Komi menyampaikan, berdasarkan hasil pantauan BMKG, khusus hari ini hujan ringan hingga lebat yang dapat disertai angin kencang diperkirakan terjadi di wilayah Aceh Barat, Aceh Besar, Aceh Jaya, Aceh Tengah, Aceh Tenggara, Banda Aceh, Gayo Lues, Pidie, Sabang, dan Simeulue.
Sementara, pada Selasa (21/10/2025) hujan berpotensi melanda di wilayah Aceh Tenggara, Aceh Tamiang, Aceh Timur, Aceh Utara, dan Langsa.
“Kemudian, Rabu (22/10/2025), wilayah Aceh berpontensi dilanda hujan adalah Aceh Tamiang, Aceh Tenggara, Aceh Timur, Bireuen, Gayo Lues, Pidie, dan Pidie Jaya,” sebutnya.
Baca juga: 5 Ribuan Orang Jadi Korban Banjir di Aceh Jaya
Amat Komi mengungkap, cuaca hujan yang melanda wilayah Aceh ini diakibatkan karena aktifnya monsoon Asia (Angin bertiup dari arah barat menuju timur) di wilayah Aceh serta nilai Dipole Mode (Fenomena iklim di Samudra Hindia) yang terpantau negatif, sehingga memicu meningkatnya aktivitas konvektif di wilayah Indonesia bagian barat.
Selain itu, lanjut Amat Komi, saat ini juga terpantau aktifnya gelombang atmosfer Rossby Ekuatorial, adanya belokan angin dan konvergensi di wilayah Aceh, dan juga suhu muka laut yang hangat di wilayah Samudera Hindia Barat Sumatera dan Perairan Timur Aceh turut meningkatkan potensi penguapan (penambahan massa uap air).
“Beberapa kondisi tersebut dapat berkontribusi terhadap proses pembentukan awan hujan di wilayah Aceh,” pungkasnya.(*)
waspada banjir
longsor
hujan
BMKG Blangbintang
Serambinews.com
Serambinews
Serambi Indonesia
Banda Aceh
| USK Terima Mahasiswa Baru Hubungan Internasional via Jalur Mandiri |
|
|---|
| BKK Fongging Asrama Haji Aceh Jelang Masuknya JCH, Cegah Potensi Penyakit |
|
|---|
| Peringati HUT Ke-7, PEMA Gelar Fun Run di CFD Banda Aceh, Diikuti 700 Pelari |
|
|---|
| Meriahkan Hardiknas 2026, Komunitas Ruang Lingkup Gelar Ruang Inspirasi di SLB CD YPAC Banda Aceh |
|
|---|
| Pemprov Aceh Kucurkan Rp380 Miliar untuk Percepat Pemulihan Lahan Pertanian Pascabencana |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Seorang-pengendara-motor-memakai-mantel-melintas-saat-diguyur-hujan-di-kawasan-Batoh.jpg)