Minggu, 19 April 2026

Hari Santri 2025

Momentum Hari Santri, Ini Harapan Pimpinan Dayah Qaha Lhokseumawe

Tgk Jamaluddin mengatakan pada dasarnya santri juga ditempa agar menjadi pribadi yang kuat dan disiplin dalam kepemimpinan agar nanti mereka menjadi

Penulis: Saiful Bahri | Editor: Mursal Ismail
Serambinews.com/HO
TGK JAMALUDDIN - Pimpinan Dayah Qaha Ukhwatul Qur'an Kota Lhokseumawe Tgk Jamaluddin H Kadir, mengatakan Pimpinan Dayah Qaha Ukhwatul Qur'an Kota Lhokseumawe, mengatakan santri tidak hanya dididik untuk menjadi ulama. Tetapi juga dididik untuk menjadi Interprenur yang jujur dan berintegritas, agar nanti santri itu menjadi ekonom- ekonom yang mampu memperbaiki ekonomi masyarakat secara baik. 

Tgk Jamaluddin mengatakan pada dasarnya santri juga ditempa agar menjadi pribadi yang kuat dan disiplin dalam kepemimpinan agar nanti mereka menjadi pemimpin yang kuat dan berkarakter.

Laporan Wartawan Serambi  Indonesia Saiful Bahri I Lhokseumawe

SERAMBINEWS.COM, LHOKSEUMAWE - Pimpinan Dayah Qaha Ukhwatul Qur'an Kota Lhokseumawe, Tgk Jamaluddin H Kadir,  menyebutkan santri tidak hanya dididik untuk menjadi ulama. 

"Tapi santri juga dididik untuk menjadi Interprenur yang jujur dan berintegritas, agar nanti santri itu menjadi ekonom- ekonom yang mampu memperbaiki ekonomi masyarakat secara baik," ujar Tgk Jamaluddin, saat ditanya tanggapan dalam memomentum memperingati Hari Santri, Rabu (22/10/2025).

Tgk Jamaluddin mengatakan pada dasarnya santri juga ditempa agar menjadi pribadi yang kuat dan disiplin dalam kepemimpinan agar nanti mereka menjadi pemimpin yang kuat dan berkarakter.

"Ini menjadi sebuah Indikator penting bahwa santri merupakan generasi terbaik yang mampu dan siap menjawab tantangan di era digital ke depan," tegasnya.

Karena itu dia mengimbau kepada seluruh generasi- generasi terbaik Aceh, agar menjadikan dayah atau pesantren sebagai referensi dalam mengubah masa depan.

"Jangan sampai generasi Aceh dipisahkan dengan pendidikan dayah," harapnya.

Baca juga: Ketua NU Lhokseumawe: Hari Santri Harus Jadi Momentum untuk Memperluas Kiprah Santri dan Dayah

Ditambahkan, dari dulu, Aceh kuat karena peran ulama dan dayah. 

"Intinya, kolaborasi ulama dan umara akan mewujudkan Aceh yang bermartabat dan berkelanjutan," demikian Tgk Jamaluddin. (*)

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved