Jumat, 1 Mei 2026

Sabang

Wali Kota Sabang Tekankan Kebersihan dan Kualitas Gizi pada Dapur MBG Keumala Bhayangkari

Menurutnya, keberhasilan program MBG tidak hanya bergantung pada jumlah makanan yang disalurkan, tetapi juga pada kualitas...

Tayang:
Penulis: Aulia Prasetya | Editor: Eddy Fitriadi
For Serambinews.com
RESMIKAN SPPG - Wali Kota Sabang, Zulkifli H Adam, bersama Kapolres Sabang AKBP Sukoco, dan ketua DPRK Sabang Magdalaina saat meresmikan Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Keumala Bhayangkari Polres Sabang di Gampong Cot Abeuk, Kecamatan Sukajaya, Rabu (22/10/2025). 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Aulia Prasetya | Sabang

SERAMBINEWS.COM, SABANG - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Sabang terus berkembang dengan hadirnya dapur pelayanan baru di Gampong Cot Abeuk, Kecamatan Sukajaya. Dapur tersebut merupakan bagian dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Keumala Bhayangkari Polres Sabang, yang akan mendukung penyaluran makanan bergizi kepada ribuan penerima manfaat setiap harinya.

Dapur ini menjadi yang ketiga di Kota Sabang dan ditargetkan mampu melayani sekitar 1.600 penerima manfaat per hari, termasuk pelajar, ibu hamil, dan masyarakat penerima manfaat lainnya.

Wali Kota Sabang, Zulkifli H Adam, yang hadir dalam peresmian dapur tersebut, menegaskan pentingnya menjaga kebersihan, kualitas gizi, serta ketepatan waktu distribusi dalam pelaksanaan program nasional itu. Menurutnya, keberhasilan program MBG tidak hanya bergantung pada jumlah makanan yang disalurkan, tetapi juga pada kualitas dan keamanan pangan yang diterima masyarakat.

“Kita harus memastikan makanan yang disalurkan benar-benar bergizi dan layak dikonsumsi. Dapur harus higienis, menu bervariasi, dan makanan sebaiknya langsung dikonsumsi di sekolah agar kualitasnya terjaga,” ujar Zulkifli, Rabu (22/10/2025).

Ia juga mengingatkan agar setiap dapur pengolahan memiliki sertifikat higienitas serta menjaga kebersihan lingkungan sekitar. Sabang, kata Zulkifli, merupakan kota wisata yang harus senantiasa bersih, tertib, dan nyaman, sehingga pengelolaan dapur MBG tidak boleh menimbulkan pencemaran.

“Sisa makanan harus diangkut setiap hari agar tidak menimbulkan bau atau limbah yang mengganggu. Kota kita harus tetap bersih, nyaman, dan udaranya segar,” tegasnya.

Baca juga: Aksi Nyata Polres Sabang untuk Kemanusiaan, Donorkan Darah Bantu Pasien RSUD

Sementara itu, Kapolres Sabang AKBP Sukoco menjelaskan, dapur SPPG Keumala Bhayangkari merupakan bentuk dukungan Polres terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis. Ia berharap masyarakat penerima manfaat, seperti ibu hamil, menyusui, dan pelajar, dapat berperan aktif memberikan masukan apabila terdapat kendala di lapangan.

“Program ini harus berjalan baik, transparan, dan tepat sasaran. Polres Sabang siap mengawal pelaksanaannya,” ujarnya.

Dengan adanya dapur SPPG Cot Abeuk, pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis di Kota Sabang diharapkan semakin optimal. Kolaborasi antara Polres, pemerintah daerah, dan masyarakat menjadi kunci agar program ini benar-benar memberikan manfaat nyata bagi keluarga penerima manfaat di Sabang.(*)

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved