Berita Aceh Besar
Santri Aceh Besar Adu Baca Kitab Kuning sebagai Upaya Merawat Marwah Aceh
Hampir seratus santri dari berbagai dayah di Aceh Besar mengikuti lomba baca kitab kuning yang digelar Dinas Pendidikan Dayah Aceh
Penulis: Rianza Alfandi | Editor: Muhammad Hadi
Laporan Wartawan Serambi Indonesia Rianza Alfandi | Aceh Besar
SERAMBINEWS.COM, ACEH BESAR — Hampir seratus santri dari berbagai dayah di Aceh Besar mengikuti lomba baca kitab kuning yang digelar Dinas Pendidikan Dayah Aceh, di Dayah Latansa Zikrallah Al Amiriah, pada Kamis (23/10/2025).
Kegiatan ini digelar dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional 2025 dengan tema “Menggali Turats, Merawat Marwah Aceh.” Lomba ini diketahui terealisasi dari pokok pikiran anggota DPRA, Eddi Shadiqin.
Menurut Eddi, lomba baca kitab kuning bukan hanya ajang perlombaan, tetapi juga bagian dari upaya melestarikan warisan keilmuan Islam klasik (turats) dan memperkokoh identitas keislaman masyarakat Aceh.
“Kita ingin menghidupkan kembali tradisi keilmuan Islam yang diwariskan para ulama terdahulu.
Dengan menggali turats, kita sedang merawat marwah Aceh yang kokoh dengan nilai-nilai Islam dan tradisi keulamaan,” ujarnya.
Baca juga: Aceh Siapkan Enam Titik Rencana Pelaksanakan MTQ Nasional 2028, Ini Lokasinya
Ia berharap kegiatan serupa bisa terus digelar agar santri di Aceh terbiasa mendalami kitab kuning secara serius
“Kita ingin melahirkan generasi santri yang mampu memahami dan mengamalkan isi kitab kuning, serta menjadi penerus ulama yang berilmu dan berakhlak,” tambahnya.
Eddi juga berpesan agar para santri tidak berhenti belajar membaca kitab kuning, baik kepada yang menang maupun kalah.
“Bagi yang menang, jadikan ini sebagai motivasi. Bagi yang belum menang, teruslah berusaha, karena perjuangan tidak akan sia-sia di sisi Allah,” tutupnya.
Sementara itu, Kabid Pemberdayaan Santri Dinas Pendidikan Dayah Aceh, Irwan, yang hadir mewakili kepala dinas, menilai kegiatan seperti ini penting untuk meningkatkan kemampuan akademik dan keagamaan santri.
Baca juga: Mualem Lobi Pusat, Alhamdulillah Proyek Terowongan Geurutee Dikabulkan, Bappenas Tinjau Lokasi
“Lomba baca kitab kuning sangat penting dalam meningkatkan kapasitas dan semangat belajar para santri,” kata Irwan.
Ia juga berpesan agar para peserta terus meningkatkan kemampuan untuk mengikuti ajang yang lebih tinggi baik di tingkat nasional maupun internasional.
“Potensi santri Aceh Besar luar biasa, dan kami yakin mereka mampu mengharumkan nama daerah,” ujarnya.
Baca juga: Kini Bisa Tanpa Travel? Umrah Mandiri Resmi Diatur dalam UU Haji & Umrah Terbaru, Ini Syaratnya!
| Hindari Kucing, Brio Tabrak Becak Motor di Leupung-Aceh Besar, 1 Meninggal |
|
|---|
| Distan Aceh Besar Vaksinasi 100 Ternak di Kuta Baro dan Ingin Jaya |
|
|---|
| Bupati Aceh Besar Panen Jagung di Lahan 100 Hektar di Indrapuri |
|
|---|
| 533 Siswa Madrasah di Aceh Besar Lulus PTKIN Jalur Prestasi |
|
|---|
| BBPOM Aceh Awasi Pangan di Warung Kopi Kajhu, Ini Temuannya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/pemenang-lomba-baca-kitab-kuning-di-Aceh-Besar-2025.jpg)