Info Abdya
Bak Pisang Krispi, Jajanan Khas Abdya yang Diminati Pengunjung Pagelaran Seni Budaya dan UMKM Expo
Salah satu jajanan khas Abdya yang diminati pengunjung adalah Bak Pisang Krispi, produk UMKM Bungong Serangkai, Gampong Padang Panjang, Kecamatan Suso
Penulis: Masrian Mizani | Editor: Mursal Ismail
Ringkasan Berita:
- Jajanan khas berbahan batang pisang produksi salah satu UMKM menarik perhatian pengunjung Pagelaran Seni Budaya dan UMKM Expo di GOR Sigupai Arena, Blangpidie.
- Ide pembuatan Bak Pisang Krispi muncul saat anggota kelompok mengikuti pelatihan wirausaha PEKKA, dengan konsep memanfaatkan bahan lokal.
- Ketua kelompok, Fitria, berharap bantuan alat produksi agar dapat meningkatkan kapasitas usaha dan memperluas pemasaran ke gerai swalayan, setelah produk mereka laris di berbagai event UMKM.
Laporan Wartawan Serambi Indonesia Masrian Mizani I Aceh Barat Daya
SERAMBINEWS.COM, BLANGPIDIE - Pelaksanaan Pagelaran Seni Budaya dan UMKM Expo yang diselenggarakan Pemerintah Aceh Barat Daya (Abdya) di GOR Sigupai Arena, Gampong Guhang, Kecamatan Blangpidie menampilkan ragam produk makanan, minuman, dan jajanan khas kabupaten setempat.
Salah satu jajanan khas Abdya yang diminati pengunjung adalah Bak Pisang Krispi, produk UMKM Bungong Serangkai, Gampong Padang Panjang, Kecamatan Susoh.
Jajanan Bak Pisang Krispi ini baru dikembangkan pada awal tahun 2024.
Ketua Kelompok UMKM Bungong Serangkai, Padang Panjang, Susoh, Fitria kepada Serambinews.com, Minggu (2/12/2025) mengatakan, ide pembuatan jajanan ini berawal dari mereka mengikuti sekolah di Yayasan Pemberdayaan Perempuan Kepala Keluarga (PEKKA) kelas kewirausahaan.
"Jadi, saat itu setiap peserta diharuskan membuat produksi inovasi baru dengan memanfaatkan bahan yang ada di gampong masing-masing, tidak boleh sama," kata Fitria.
Sehingga, jelasnya, mereka terpikirkan mengolah batang pisang untuk dijadikan sebagai jajanan.
Baca juga: Yusran Adek Kembali Pimpinan NasDem Abdya, Ketua PKB Ajak Bersinergi Bangun Daerah
"Bahan utamanya memang batang pisang, setelah kita proses dan dikasih bumbu-bumbunya, kemudian di goreng," ucapnya.
Produk ini, sebut Fitria, masih terbatas karena masih diproduksi secara manual.
"Sekarang kita hanya menjual secara online dan kita tampilkan pada event-event UMKM. Insya Allah dalam waktu dekat baru kita tempatkan di gerai-gerai swalayan," ujarnya.
Ia berharap agar Pemerintah Abdya memberikan bantuan alat untuk kelompok mereka agar bisa memproduksi jajanan ini dengan skala besar.
"Jajanan Bak Pisang Krispi ini juga menjadi salah satu bungong jaro bagi tamu yang berkunjung ke Abdya. Alhamdulillah, selama Pagelaran Seni Budaya dan UMKM Expo ini lakunya sangat lumayan," pungkas Fitria. (*)
| Lomba Masak HUT Ke-24 Abdya, TP PKK Kecamatan Setia Juara I, ini Menu yang Disajikan |
|
|---|
| Meuseraya Toet Lemang HUT Ke-24 Abdya Sukses, Safaruddin Apresiasi Seluruh Pihak |
|
|---|
| Meuseraya Toet Lemang HUT Ke-24 Abdya Berdampak Besar Bagi Pedagang |
|
|---|
| Pemkab Abdya Cetak Dua Rekor MURI di Meuseraya Toet Lemang, Safaruddin: Ini Bukanlah Tujuan Akhir |
|
|---|
| Peringati HUT Ke-24 Abdya, TP PKK dan PMI Kumpulkan Darah 22 Kantong |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/bak-pisang-krispi.jpg)