Breaking News
Sabtu, 13 Juni 2026

Investasi

Booth BPMA di Indonesia Pavilion ADIPEC 2025 Jadi Incaran Investor

Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA) bersama Kementerian ESDM dan SKK Migas ikut berpartisipasi dalam Abu Dhabi International Petroleum

Tayang:
Penulis: Muhammad Nasir | Editor: Ansari Hasyim
SERAMBINEWS.COM/FOR SERAMBINEWS
PEMBUKAAN FAVILION - Perwakilan Kementerian ESDM RI, Nanang Abdul Manaf, Kepala BPMA, Nasri Djalal, Kepala SKK Migas, Joko Siswanto, Perwakilan KBRI Abu Dhabi, M Shadri dan sejumlah pihak lainnya saat pembukaan Pavilion Indonesia di ADIPEC 2025, Abu Dhabi, Uni Emirat Arab. Kegiatan berlangsung 3-6 November 2025. 

Sementara Kepala SKK Migas Djoko Siswanto, menegaskan bahwa kemandirian energi menjadi pilar penting dalam membangun kedaulatan nasional. 

“Pemerintah Indonesia berkomitmen untuk memastikan setiap kerja sama internasional di sektor hulu migas membawa manfaat nyata memperkuat ketahanan energi, mengembangkan industri pendukung, dan mempercepat alih teknologi,” ujarnya.

Pemerintah menargetkan peningkatan produksi migas nasional sebesar 31 persen untuk minyak dan 51 % untuk gas pada 2029, sebagaimana tertuang dalam RPJMN 2025–2029. Target tersebut didukung berbagai kebijakan reformasi fiskal dan perizinan guna mempercepat investasi serta meningkatkan eksplorasi di wilayah frontier.

Dalam ADIPEC 2025, Indonesia juga menegaskan kesiapannya menjadi mitra strategis global melalui kemitraan yang saling menguntungkan. Fokus utama Indonesia adalah mendorong investasi di 14 cekungan potensial yang menyimpan cadangan besar, di antaranya Cekungan Sumatra Selatan dengan potensi gas bumi 11,4 miliar barel setara minyak (BBOE), Selat Makassar dengan potensi gas bumi 29 BBOE, serta Warim dengan potensi minyak bumi 25,9 BBO dan gas bumi 42,2 TCF.

Pemerintah menilai tahun 2025 sebagai momentum terbaik dalam satu dekade terakhir untuk menggenjot investasi hulu migas nasional. 

Realisasi investasi hingga semester I 2025 telah mencapai US$7,19 miliar dengan proyeksi hingga akhir tahun sebesar US$15,9 miliar, tertinggi dalam sepuluh tahun terakhir. 

Kebijakan percepatan proyek dan penyederhanaan perizinan telah meningkatkan minat investor global untuk masuk ke Indonesia.

Delegasi Indonesia dalam ADIPEC 2025 terdiri atas SKK Migas, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA), delapan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS), dan lima Perusahaan Dalam Negeri (PDN).(*)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup B - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 02:00 WIB
Canada
Kanada
1 - 1
Bosnia
Bosnia
Grup D - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 08:00 WIB
United States
Amerika Serikat
4 - 1
Paraguay
Paraguay
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved