Minggu, 19 April 2026

Kesehatan

Setelah Cabut Gigi Dilarang Langsung Merokok, Ini Penjelasan drg Rina

Karena setelah gigi dicabut, ada proses penyembuhan yang sangat penting agar luka di gusi bisa menutup dengan sempurna

Penulis: Saiful Bahri | Editor: Nur Nihayati
For serambinews.com
drg Rina Rahadianur. 

Karena setelah gigi dicabut, ada proses penyembuhan yang sangat penting agar luka di gusi bisa menutup dengan sempurna

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Saiful Bahri I Lhokseumawe

SERAMBINEWS.COM, LHOKSEUMAWE -  Setelah cabut gigi, bukan berarti penanganan sudah selesai.

Karena setelah gigi dicabut, ada proses penyembuhan yang sangat penting agar luka di gusi bisa menutup dengan sempurna dan tidak menimbulkan komplikasi.

Banyak yang bertanya-tanya, apakah boleh merokok setelah cabut gig, jawabannya sudah pasti tidak boleh karena benar-benar beresiko," kata drg Rina Rahadianur, seorang dokter gigi di Lhokseumawe dan juga owner dari Nasaky DentalCare, Jumat (7/11/2025).

Ada beberapa alasan dilarang merokok setelah cabut gigi

Rinciannnya:

1. Mengganggu Proses Pembekuan Darah.

Setelah gigi dicabut, tubuh secara alami akan membentuk bekuan darah (blood clot) di lubang bekas gigi. 

Ini penting untuk menghentikan pendarahan dan memulai proses penyembuhan.

Sedangkan ikotin dan zat kimia dalam rokok bisa mengganggu pembentukan bekuan darah tersebut.

Akibatnya, luka jadi lebih lambat sembuh dan risiko infeksi meningkat.

2. Dry Socket (Soket Kering), komplikasi yang nenyakitkan 

Salah satu komplikasi paling ditakuti setelah cabut gigi adalah dry socket, kondisi di mana bekuan darah di lubang gigi hilang atau gagal terbentuk.

Gejalanya, nyeri hebat yang menjalar ke rahang, telinga, bahkan kepala. Bau mulut, luka terlihat terbuka dan terasa ngilu luar biasa 

Sedangkan merokok adalah salah satu pemicu utama dry socket.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved