Kamis, 4 Juni 2026

Cahaya Aceh

Bukit Siron di Aceh Besar, Hamparan Savana yang Menawan

Inilah Padang Savana Bukit Siron, destinasi menawan di Aceh Besar yang kini semakin diminati para pengunjung. 

Tayang:
Penulis: Muhammad Nasir | Editor: Zaenal
Instagram Salin Atjeh
BUKIT SIRON - Kolase foto pemandangan Savana Bukit Siron di Jalan Lintas Jantho-Lamno, Aceh Besar dengan aliran sungai di sisinya. Foto direkam beberapa waktu lalu. 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia, Muhammad Nasir | Aceh Besar

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Padang savana identik dengan Afrika. 

Namun, Aceh Besar juga memiliki pesona serupa yang tak kalah menawan. 

Hamparan rumput yang melambai saat diterpa angin menjadi daya tarik utama dari Bukit Siron, perbukitan indah yang terletak di Gampong Siron Krueng, Kecamatan Kuta Cot Glie, Aceh Besar. 

Lokasinya berada di jalur yang menghubungkan Jantho dan Lamno.

Dari puncak Bukit Siron Krueng, keindahan alam seolah tak ada habisnya. 

Sepanjang mata memandang, padang ilalang terhampar luas dengan warna hijau cerah. 

Gugusan perbukitan yang tersusun rapi membentang bagai lukisan alam di atas hamparan hijau. 

Di atas bahu gunung yang menantang, wisatawan bisa berlari-lari di jalan setapak yang mulai terbentuk.

Sejuknya angin pegunungan menerpa wajah di antara gundukan bukit yang dihiasi pohon-pohon kurus menjulang tinggi, ciri khas padang savana. 

Di sisi lembah, mengalir sungai dengan air jernih yang gemericik di antara bebatuan, menciptakan suara alam yang menenangkan. 

Inilah Padang Savana Bukit Siron, destinasi menawan di Aceh Besar yang kini semakin diminati para pengunjung. 

Salah satu tempat terbaik untuk menunggu matahari terbit atau golden sunrise.

Bukit Siron berjarak sekitar 40-an kilometer dari Banda Aceh dengan waktu tempuh sekitar satu jam. 

Untuk mencapai lokasi ini, pengunjung dapat melalui jalur Waduk Keliling, lalu memasuki perkampungan Siron Krueng yang masih mempertahankan rumah-rumah panggung khas Aceh. 

Dari sana, perjalanan dilanjutkan melewati jalan lintas Lamno sejauh beberapa kilometer. 

Jalur lain juga bisa ditempuh melalui Kota Jantho dengan mengikuti rute Jantho–Lamno.

Akses menuju Bukit Siron kini sudah beraspal mulus, meski jalannya berliku di antara perbukitan. 

Sepanjang perjalanan, pemandangan savana yang hijau akan memanjakan mata. 

Setelah melintasi empat jembatan, pengunjung akan tiba di spot favorit yaitu Bukit Siron

Bukit ini berada di sisi jalan besar, dan dari tempat parkir di kaki bukit, pengunjung bisa langsung melakukan hiking singkat dengan jalur yang cukup curam. 

Baca juga: Pesona Bukit Siron, Jaga Alam dan Hargai Kearifan Lokal

Membayar Semua Lelah

Meski perlu tenaga ekstra, pemandangan di puncak akan membayar semua lelah.

Jika datang pada malam hari atau sebelum matahari terbit, pengunjung akan disuguhkan pemandangan golden sunrise yang memukau. 

Lembayung fajar yang muncul perlahan di balik perbukitan menjadi momen yang tak terlupakan.

Ridha Iskandar, warga Banda Aceh, mengatakan, hal paling menarik dari Bukit Siron Krueng adalah padang savananya yang luas dan masih alami. 

“Orang taunya savana itu cuma ada di Afrika atau Sumbawa, padahal di Aceh Besar juga ada, dan indahnya luar biasa,” ujarnya. 

Ia menilai, dengan latar belakang perbukitan yang berbaris rapi, Bukit Siron sangat cocok untuk berfoto-foto. 

Sebagai pecinta fotografi, Ridha menganggap tempat ini sebagai lokasi “hunting” terbaik.

Menurutnya, keunggulan lain dari Bukit Siron adalah keasrian alamnya. Belum ada bangunan berdiri di atasnya, jalannya masih berupa setapak, dan suasananya tidak terlalu ramai. 

Namun, kekurangannya, lokasi ini belum memiliki fasilitas umum seperti MCK, mushala, atau kafe. 

Karena itu, wisatawan disarankan membawa makanan dan perlengkapan sendiri.

Wahyu Majiah, warga Aceh Selatan yang bekerja di Banda Aceh, menambahkan bahwa selain pemandangan bukit hijau, pengunjung juga dapat menikmati sungai dengan air yang jernih dan sejuk. 

“Biasanya kami ke sini buat berendam atau mandi-mandi. Sungainya dangkal dan banyak bebatuan, jadi aman,” ujarnya. 

Ia dan teman-temannya sering membawa makanan untuk dimasak bersama di lokasi.

Perlu diketahui, jika berkunjung pada musim hujan, padang ilalang Bukit Siron akan berwarna hijau cerah. 

Namun saat musim kemarau, warna rumput berubah menjadi kekuningan, menciptakan nuansa seperti di Afrika.(*)

Objek Wisata di Sekitar Bukit Siron

Beberapa objek wisata lain yang berdekatan dengan Bukit Siron juga patut dikunjungi. 

  • Waduk Keliling, sebuah waduk alami yang dikelilingi perbukitan dengan pemandangan indah. Di sini sudah tersedia fasilitas seperti musala dan pedagang makanan, serta pintu air yang mengalir ke sawah warga.
  • Gurun Putih Lestari, taman safari yang mengoleksi berbagai hewan tropis dan beberapa hewan yang didatangkan dari luar negeri, seperti burung unta dan burung khas Afrika. Lanskapnya menyerupai savana alami, menjadikannya destinasi edukatif dan menarik bagi keluarga.
  • Krueng Jalin, sebuah desa di ujung kawasan Jantho yang memiliki sungai jernih dan sejuk. Tempat ini sering menjadi lokasi rekreasi bagi warga Aceh Besar dan Banda Aceh untuk bersantai atau memasak bersama keluarga.
  • Jantho Park, destinasi wisata sungai yang mudah dijangkau dengan kendaraan. Di sini, pengunjung bisa menikmati air sungai yang segar dan aman untuk anak-anak. Fasilitasnya cukup lengkap, mulai dari kafe hingga vila yang dapat disewa untuk menginap sambil menikmati panorama alam sekitar.
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved