Sabtu, 25 April 2026

Banjir di Jalan Singkil Subulussalam

Jalan Singkil-Subulussalam Terendam Banjir di Bulusema, Rumah Warga Ikut Tergenang

Banjir disebabkan meluapnya sungai yang membelah permukiman penduduk setempat setalah hujan terus mengguyur.

Penulis: Dede Rosadi | Editor: Muhammad Hadi
Tribunnews.com/Dede Rosadi
BANJIR - Banjir merendam badan Jalan Nasional Singkil-Subulussalam di Desa Bulusema, Kecamatan Suro Makmur, Kabupaten Aceh Singkil, Selasa (25/11/2025). 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Dede Rosadi I Aceh Singkil 

SERAMBINEWS.COM, SINGKIL - Hujan terus mengguyur  wilayah Kabupaten Aceh Singkil.

Salah satu dampaknya Jalan Nasional Singkil-Subulussalam, terendam banjir di Desa Bulusema, Kecamatan Suro Makmur, Kabupaten Aceh Singkil, Selasa (25/11/2025).

Banjir juga merendam badan jalan provinsi di kawasan Ketapang Indah, Singkil Utara. 

Di Bulusema banjir melumpuhkan transportasi. Kendaraan tidak bisa lagi melintas sejak pukul 10.45 WIB. 

Kondisi itu terjadi sebab banjir bertambah tinggi menggenangi badan jalan. 

Selain bertambah dalam, arus air banjir yang menyebrangi badan jalan dari sisi sebelah Timur menuju Barat, deras. 

Baca juga: BREAKING NEWS - Banjir Rendam Jalan Singkil-Subulussalam di Bulusema, Rumah Warga Ikut Tergenang

"Kendaran sudah tidak bisa melintas, bertambah naik airnya," kata Danramil Suro Makmur, Ustaria dihubungi melalui layanan WhatsApp pukul 10.45. 

Bahkan menurut warga kendaran sepeda motor yang coba menerobos jatuh terseret banjir. 

Korban dan kendaraanya berhasil diselamatkan warga yang berada di lokasi. 

"Kereta (sepeda motor) jatuh tapi selamat tidak sampai luka," kata M Fauzi Pohan pemuda Bulusema

Banjir disebabkan meluapnya sungai yang membelah permukiman penduduk setempat setalah hujan terus mengguyur.

Kedalaman banjir mencapai sedengkul orang dewasa. Kemudian arus air dalam posisi menyeberang badan jalan 

Baca juga: Transportasi Lumpuh, Jalan Singkil-Subulussalam Terendam Banjir di Bulusema

Banjir juga mengenangi rumah warga

Menurut informasi air mulai naik ke badan jalan sejak pukul 23.00 WIB tadi malam. 

Kondisinya terus bertambah tinggi seiring hujan yang masih terus mengguyur wilayah itu. 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved