Rabu, 17 Juni 2026

Cuaca Buruk

BMKG Peringatkan Aceh Dilanda Cuaca Ekstrem, Prediksi Hujan Sangat Lebat Hingga Angin Kencang

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem yang

Tayang:
Penulis: Sri Anggun Oktaviana | Editor: Amirullah
Freepik.com
CUACA EKSTREM-BMKG mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem yang diprakirakan melanda Provinsi Aceh dalam tiga hari ke depan, mulai 26–28 November 2025. 

BMKG Peringatkan Aceh Dilanda Cuaca Ekstrem, Prediksi Hujan Sangat Lebat Hingga Angin Kencang 

SERAMBINEWS.COM- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem yang diprakirakan melanda Provinsi Aceh dalam tiga hari ke depan, mulai 26–28 November 2025.

Informasi ini dirilis sebagai antisipasi atas meningkatnya potensi hujan lebat dan angin kencang di sejumlah wilayah, yang dapat menimbulkan dampak berupa banjir, longsor, pohon tumbang, hingga gangguan jaringan listrik.

Pada 26 November 2025, BMKG mencatat Aceh berpotensi mengalami angin kencang, terutama pada wilayah yang berada di pesisir dan dataran rendah.

Baca juga: Usai Longsor di Jalur Batu Itam Tapaktuan, Akses Jalan Sudah Bisa Dilalui dengan Sistem Buka - Tutup

Kondisi angin kencang pada hari ini dapat memicu gelombang tinggi di perairan sekitar, serta meningkatkan risiko terhadap bangunan yang tidak kokoh, baliho, maupun pepohonan di pinggir jalan.

Sementara itu, 27 November 2025 diprediksi menjadi hari dengan cuaca paling ekstrem dalam periode tiga hari tersebut.

 BMKG memperkirakan akan terjadi hujan lebat hingga sangat lebat, disertai angin kencang di berbagai kabupaten/kota di Aceh.

Hujan dengan intensitas tinggi dalam durasi panjang berpotensi menimbulkan banjir bandang, terutama di daerah aliran sungai dan wilayah yang sebelumnya sudah mengalami curah hujan signifikan.

Baca juga: Ekses Banjir, Sekolah Libur Total di Lhokseumawe

 Angin kencang juga berisiko menyebabkan kerusakan fasilitas umum dan mengganggu aktivitas warga.

Pada 28 November 2025, intensitas hujan diprakirakan sedikit menurun menjadi hujan sedang hingga lebat.

Meski demikian, BMKG tetap meminta masyarakat berhati-hati karena hujan dengan kategori ini masih memiliki potensi menambah debit air sungai, menghambat drainase, atau memperburuk genangan di lokasi yang sudah terdampak banjir.

Dengan meningkatnya potensi cuaca ekstrem, masyarakat diimbau untuk tetap waspada, mengurangi aktivitas berisiko, dan mengikuti arahan resmi dari BMKG maupun pemerintah daerah agar dapat meminimalkan dampak yang mungkin timbul.

Baca juga: PERINGATAN untuk Aceh dan Sumut, Warga Diminta Siaga!, BMKG: 24 Jam Kedepan Bibit Siklon Berkembang

Beberapa langkah yang dianjurkan saat cuaca ekstrem:

• Mengurangi aktivitas di luar ruangan, terutama ketika hujan lebat dan angin kencang sedang terjadi.

BMKG menekankan pentingnya menghindari area terbuka, bangunan tidak kokoh, reklame, serta pohon besar yang berisiko tumbang.

• Memeriksa dan membersihkan saluran air atau drainase di sekitar rumah agar aliran air tetap lancar dan tidak menyebabkan genangan yang memperburuk risiko banjir.

• Mengamankan barang-barang penting dan instalasi listrik di rumah, terutama bagi warga yang tinggal di area rawan banjir.

BMKG mengingatkan masyarakat untuk segera mematikan aliran listrik apabila air mulai masuk ke dalam rumah guna mencegah korsleting.

Baca juga: Peringatan BMKG: Waspada Cuaca Ekstrem di Aceh, Bibit Siklon Tropis 95B Menguat

• Menghindari aktivitas di sungai, pantai, dan daerah aliran sungai (DAS) karena hujan dengan intensitas tinggi dapat memicu banjir bandang yang datang secara tiba-tiba.

• Menjaga kesiapan peralatan darurat, seperti senter, obat-obatan, power bank, food supply, dan dokumen penting agar mudah dijangkau jika sewaktu-waktu diperlukan evakuasi.

• Mengikuti informasi cuaca terbaru dari BMKG, baik melalui aplikasi, media sosial, maupun kanal resmi lainnya.

 Informasi yang diperbarui secara berkala dapat membantu masyarakat mengambil langkah antisipasi lebih cepat.

• Warga yang tinggal di lereng perbukitan diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi longsor, terutama saat hujan turun terus-menerus dalam durasi panjang.

• Pengendara diimbau berhati-hati di jalan, mengurangi kecepatan, serta menghindari menerobos genangan yang tidak diketahui kedalamannya karena dapat membahayakan kendaraan dan keselamatan pengemudi.

Baca juga: Cuaca Meulaboh 22 November, BMKG: Berpotensi Hujan hingga Malam

(Serambinews.com/Sri Anggun Oktaviana)

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup I - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 02:00 WIB
France
Prancis
3 - 1
Senegal
Senegal
Grup I - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 05:00 WIB
Iraq
Irak
Live
Norway
Norwegia
Grup J - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 08:00 WIB
Argentina
Argentina
VS
Algeria
Aljazair
Grup J - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 11:00 WIB
Austria
Austria
VS
Jordan
Yordania
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved