Kamis, 30 April 2026

Banjir Lhokseumawe

Debit Air Terus Naik Merendam Puluhan Gampong, BPBD Lhokseumawe Buka Posko Darurat

Situasi bencana banjir di Kota Lhokseumawe kian mengkhawatirkan. Hujan deras yang mengguyur tanpa henti sejak Jumat (21/11/2025) hingga

Tayang:
Penulis: Zaki Mubarak | Editor: Ansari Hasyim
SERAMBINEWS.COM/ZAKI MUBARAK
RUAS JALAN BANJIR - Ruas jalan Darussalam, Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe, tergenang banjir, akibat hujan terus mengguyur, Rabu (26/11/2025). SERAMBINEWS.COM/ZAKI MUBARAK 

Ringkasan Berita:
  • Intensitas curah hujan yang tinggi membuat debit air di pemukiman warga terus bertambah.
  • Ketinggian air yang merendam rumah-rumah warga bervariasi, mulai dari setinggi lutut orang dewasa hingga mencapai 70 sentimeter di titik-titik terparah.
  • Kondisi ini praktis melumpuhkan aktivitas harian masyarakat.

 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Zaki Mubarak I Lhokseumawe

SERAMBINEWS.COM, LHOKSEUMAWE - Situasi bencana banjir di Kota Lhokseumawe kian mengkhawatirkan. Hujan deras yang mengguyur tanpa henti sejak Jumat (21/11/2025) hingga Rabu (26/11/2025) siang ini, menyebabkan banjir Lhokseumawe terus meluas secara drastis.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kota Lhokseumawe, Dedi Irfansyah, membenarkan kondisi terkini terkait update banjir di wilayah Lhokseumawe. 

Ia menegaskan bahwa tim gabungan saat ini terus bergerak ke lapangan untuk memantau situasi dan mengevakuasi warga jika diperlukan.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat melaporkan bahwa puluhan gampong kini terendam air. 

Bahkan, berdasarkan pantauan visual di lapangan, hampir seluruh wilayah gampong di kota Lhokseumawe telah terdampak genangan. Ketinggian Air Capai 70 Sentimeter.

Baca juga: Banjir Pidie, Jalan Nasional Tangse-Meulaboh Amblas, Listrik dan Internet Padam

Intensitas curah hujan yang tinggi membuat debit air di pemukiman warga terus bertambah. 

Ketinggian air yang merendam rumah-rumah warga bervariasi, mulai dari setinggi lutut orang dewasa hingga mencapai 70 sentimeter di titik-titik terparah. 

Kondisi ini praktis melumpuhkan aktivitas harian masyarakat.

"Info sementara air semakin meningkat dengan intensitas hujan yang tinggi," ujar Dedi, Rabu (26/11/2025).

Dedi mengakui bahwa pihaknya masih terus melakukan rekapitulasi data terkait jumlah pasti kecamatan dan gampong yang terdampak. 

Namun, besarnya skala banjir kali ini membuat pendataan membutuhkan waktu lebih lama.

"Untuk data per Kecamatan dan gampong yang terdampak bencana banjir, masih belum terdata semua. Tapi hampir semua wilayah gampong terendam air," bebernya.

BPBD Lhokseumawe mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, mengamankan barang-barang berharga ke tempat yang lebih tinggi, dan mematikan aliran listrik untuk mencegah korsleting. 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved