Kamis, 23 April 2026

Berita Aceh Tamiang

Dilanda Siklon Tropis, Bupati Aceh Tamiang Keluarkan Imbauan untuk Warga

Ada empat poin yang disampaikannya, yakni mengingatkan masyarakat agar mengurangi aktivitas saat cuaca buruk dan hujan disertai angin kencang.

Penulis: Rahmad Wiguna | Editor: Mursal Ismail
Serambinews.com/HO
BANJIR - Kondisi rumah di Kampung Balai, Kecamatan Bendahara, Aceh Tamiang mulai tergenang banjir pada Selasa (25/11/2025) malam (Dok Warga) 

Ringkasan Berita:
  • Bupati Aceh Tamiang mengimbau warga waspada selama siklon tropis, termasuk mengurangi aktivitas saat cuaca buruk, menghindari pohon/baliho, menjaga anak dari sungai, dan mencari tempat aman saat hujan.
  • Hujan ekstrem sejak 22–26 November 2025 memicu banjir di sejumlah kawasan; BPBD menetapkan status siaga dan mengaktifkan peringatan dini serta jalur pelaporan cepat.
  • Siklon tropis memicu potensi banjir, longsor, dan pohon tumbang; warga di zona rawan diminta siap evakuasi.

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Rahmad Wiguna | Aceh Tamiang

SERAMBINEWS.COM, KUALASIMPANG - Bupati Aceh Tamiang, Armia Pahmi, mengeluarkan imbauan untuk warga di tengah fenomena siklon tropis yang melanda daerah ini sejak tiga hari terakhir, Selasa (25/11/2025) malam.

Imbauan ini disampaikan Armia sebagai bentuk pencegahan dini terhadap kemungkinan kondisi memburuk.

Ada empat poin yang disampaikannya, yakni mengingatkan masyarakat agar mengurangi aktivitas saat cuaca buruk dan hujan disertai angin kencang.

Kemudian meminta masyarkat mencari tempat aman untuk berlindung bila terjebak hujan di perjalanan, meminta orang tua  mengawasi anak-anak agar tidak bermain di sungai dan saluran air lainnya, serta mengimbau warga menghindari berteduh di bawah pohon ataupun baliho.

Diketahui hujan yang terjadi sejak Sabtu (22/11/2025) malam terus mengguyur Aceh Tamiang hingga Rabu (26/11/2025) dini hari.

Fenomena ini sudah menyebabkan sejumlah kawasan permukiman tergenang banjir.

Baca juga: Tetapkan Status Tanggap Darurat Bencana, Bupati Aceh Tamiang Berkantor di BPBD

Sebelumnya Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Tamiang, Iman Suhery, mengonfirmasi bahwa curah hujan ekstrem merupakan siklon tropis.

Berdasarkan prediksi BMKG, curah hujan tinggi baru akan berakhir pada 28 November 2025. 

“Ini murni dampak siklon tropis. Curah hujan sangat tinggi, terus menerus tanpa henti sejak dua hari lalu. Potensi bencana meningkat, terutama banjir, pohon tumbang, dan tanah longsor,” ujar Iman.

Siklon tropis yang aktif di Samudra Hindia telah memicu hujan berintensitas tinggi di wilayah Aceh Tamiang dan sekitarnya.

BPBD kini berada dalam status siaga penuh, dengan tim TRC yang disiagakan di berbagai titik rawan bencana.

Beberapa wilayah pesisir dan dataran rendah mulai mengalami genangan, meski belum mencapai status darurat.

Baca juga: BREAKING NEWS - Bukit Seumadam di Aceh Tamiang Longsor, Jalur ke Medan Lumpuh Total

BPBD Aceh Tamiang juga telah mengaktifkan sistem peringatan dini dan membuka jalur pelaporan cepat melalui kanal media sosial dan call center darurat.

Mereka memastikan setiap laporan masyarakat akan direspons cepat selama cuaca ekstrem berlangsung.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved