Berita Aceh Tamiang
Dilanda Siklon Tropis, Bupati Aceh Tamiang Keluarkan Imbauan untuk Warga
Ada empat poin yang disampaikannya, yakni mengingatkan masyarakat agar mengurangi aktivitas saat cuaca buruk dan hujan disertai angin kencang.
Penulis: Rahmad Wiguna | Editor: Mursal Ismail
Ringkasan Berita:
- Bupati Aceh Tamiang mengimbau warga waspada selama siklon tropis, termasuk mengurangi aktivitas saat cuaca buruk, menghindari pohon/baliho, menjaga anak dari sungai, dan mencari tempat aman saat hujan.
- Hujan ekstrem sejak 22–26 November 2025 memicu banjir di sejumlah kawasan; BPBD menetapkan status siaga dan mengaktifkan peringatan dini serta jalur pelaporan cepat.
- Siklon tropis memicu potensi banjir, longsor, dan pohon tumbang; warga di zona rawan diminta siap evakuasi.
Laporan Wartawan Serambi Indonesia Rahmad Wiguna | Aceh Tamiang
SERAMBINEWS.COM, KUALASIMPANG - Bupati Aceh Tamiang, Armia Pahmi, mengeluarkan imbauan untuk warga di tengah fenomena siklon tropis yang melanda daerah ini sejak tiga hari terakhir, Selasa (25/11/2025) malam.
Imbauan ini disampaikan Armia sebagai bentuk pencegahan dini terhadap kemungkinan kondisi memburuk.
Ada empat poin yang disampaikannya, yakni mengingatkan masyarakat agar mengurangi aktivitas saat cuaca buruk dan hujan disertai angin kencang.
Kemudian meminta masyarkat mencari tempat aman untuk berlindung bila terjebak hujan di perjalanan, meminta orang tua mengawasi anak-anak agar tidak bermain di sungai dan saluran air lainnya, serta mengimbau warga menghindari berteduh di bawah pohon ataupun baliho.
Diketahui hujan yang terjadi sejak Sabtu (22/11/2025) malam terus mengguyur Aceh Tamiang hingga Rabu (26/11/2025) dini hari.
Fenomena ini sudah menyebabkan sejumlah kawasan permukiman tergenang banjir.
Baca juga: Tetapkan Status Tanggap Darurat Bencana, Bupati Aceh Tamiang Berkantor di BPBD
Sebelumnya Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Tamiang, Iman Suhery, mengonfirmasi bahwa curah hujan ekstrem merupakan siklon tropis.
Berdasarkan prediksi BMKG, curah hujan tinggi baru akan berakhir pada 28 November 2025.
“Ini murni dampak siklon tropis. Curah hujan sangat tinggi, terus menerus tanpa henti sejak dua hari lalu. Potensi bencana meningkat, terutama banjir, pohon tumbang, dan tanah longsor,” ujar Iman.
Siklon tropis yang aktif di Samudra Hindia telah memicu hujan berintensitas tinggi di wilayah Aceh Tamiang dan sekitarnya.
BPBD kini berada dalam status siaga penuh, dengan tim TRC yang disiagakan di berbagai titik rawan bencana.
Beberapa wilayah pesisir dan dataran rendah mulai mengalami genangan, meski belum mencapai status darurat.
Baca juga: BREAKING NEWS - Bukit Seumadam di Aceh Tamiang Longsor, Jalur ke Medan Lumpuh Total
BPBD Aceh Tamiang juga telah mengaktifkan sistem peringatan dini dan membuka jalur pelaporan cepat melalui kanal media sosial dan call center darurat.
Mereka memastikan setiap laporan masyarakat akan direspons cepat selama cuaca ekstrem berlangsung.
| Kodim Buka Isolasi Empat Kampung di Sekerak Aceh Tamiang |
|
|---|
| Kodim Aceh Tamiang Targetkan Buka Akses Jalan Sukamakmur ke Balingkarang |
|
|---|
| Lantai Huntara Danantara Aceh Tamiang Ambles 12 Meter |
|
|---|
| Tragis, Seekor Kera di Aceh Tamiang Muncul dengan Kondisi Lengan Hanya Menyisakan Tulang |
|
|---|
| Harga Laptop di Aceh Tamiang Merangkak Naik, Toko Tahan Pesanan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/banjir-di-tamiang-26112025.jpg)