Banjir Landa Aceh
Pemerintah Didesak Tetapkan Status Darurat Bencana Banjir Nasional di Aceh
Anggota DPRA mendesak pemerintah Aceh dan pemerintah pusat untuk segera menetapkan status Darurat Bencana Banjir Nasional di Aceh
Penulis: Rianza Alfandi | Editor: Muhammad Hadi
Laporan Wartawan Serambi Indonesia Rianza Alfandi | Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), Muhammad Raji Firdana, mendesak pemerintah Aceh dan pemerintah pusat untuk segera menetapkan status Darurat Bencana Banjir Nasional di Aceh.
Desakan itu disampaikan menyikapi memburuknya kondisi banjir dan tanah longsor yang melanda sejumlah kabupaten/kota di Aceh.
“Kami meminta kepada Pemerintah Aceh dan pusat untuk segera menetapkan darurat bencana banjir nasional,” kata Raji, Rabu (26/11/2025).
Menurut Raji, banjir dan tanah longsor yang terjadi di sejumlah wilayah Aceh ini semakin mengkhawatirkan.
Situasi serupa juga terjadi di tingkat nasional, termasuk di Sumatera Barat dan Sumatera Utara.
Baca juga: Banjir Kepung 17 Kecamatan, Ribuan Warga Mengungsi, Bupati Tetapkan Aceh Timur Darurat Bencana
Ia menilai pemerintah harus segera mengambil langkah cepat sebelum dampak banjir semakin meluas.
Keterlambatan penanganan dikhawatirkan akan memperburuk kondisi masyarakat yang terdampak.
Di sisi lain, Raji turut menyoroti prediksi BMKG yang menyatakan bahwa curah hujan lebat masih berpotensi terjadi dalam satu minggu ke depan.
Kondisi cuaca ini disebut bisa meningkatkan risiko banjir maupun longsor di berbagai daerah.
Karena itu, ia menegaskan perlunya sikap tegas dari Pemerintah Aceh dan pemerintah pusat dalam memperkuat koordinasi penanganan bencana.
Baca juga: Kapolres Lhokseumawe Perintahkan Seluruh Jajaran Siaga Bencana
Langkah antisipatif dinilai penting untuk mengurangi risiko kerusakan dan korban.
“Harus ada sikap tegas dari pemerintah pusat dan pemerintah Aceh yang lebih fokus dalam menangani ini. Ini sepertinya akan terulang seperti banjir besar tahun 2000 lalu,” jelasnya.
Raji juga meminta masyarakat untuk tetap tenang, bersabar, dan terus berikhtiar. Ia berharap warga tetap waspada sembari menunggu langkah-langkah resmi dari pemerintah dalam menangani bencana banjir yang sedang berlangsung.
“Kami meminta kepada masyarakat untuk tetap tenang, ikhtiar dan sabar sambil menunggu langkah-langkah dari pemerintah,” pungkasnya.
Baca juga: Dihantam Hujan, Pohon Trembesi Tumbang ke Badan Jalan di Darul Imarah, Aceh Besar
| Penyeberangan Lewat Jembatan Apung Kepala Hiudi Peusangan Siblah Krueng Lancar Kembali |
|
|---|
| Pasca Banjir, Abrasi Krueng Peusangan di Pante Baro Kumbang Semakin Meluas |
|
|---|
| Salurkan Bantuan ke Korban Banjir di Pedalaman Aceh Utara, Polres Lhokseumawe Tinjau Jembatan Bailey |
|
|---|
| Tegas, Napi yang tidak Kembali ke LP Kualasimpang Berpotensi Ditetapkan DPO |
|
|---|
| Baru 45 Narapidana yang Kembali ke Lapas Kualasimpang, Tenggat Penyerahan Diri Berakhir 17 Mei |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Sejumlah-warga-k-eluar-rumah-akibat-banjir-luapan-Krueng-Lingka.jpg)