Minggu, 10 Mei 2026

Warga Terseret Banjir

BREAKING NEWS - Lagi, Seorang Pemuda Meninggal Terseret Arus Banjir Aceh Utara

“Korban sempat berusaha ditolong warga sekitar, namun derasnya arus membuat korban terseret hingga ke aliran sungai,” ujarnya.

Tayang:
Penulis: Jafaruddin | Editor: Nurul Hayati
Serambinews.com/HO/Foto Dok Polres Aceh Utara
Warga mengevakuasi korban yang terseret arus banjir di kawasan Desa Jrat Manyang, Kecamatan Tanah Jambo Aye, Aceh Utara, Rabu (26/11/2025). 

Ringkasan Berita:
  • M. Afdalil (27), pemuda asal Gampong Jrat Manyang, Kecamatan Tanah Jambo Aye, meninggal dunia pada Rabu (26/11/2025).
  • Ia terseret arus banjir saat melintasi jalan persawahan dengan sepeda motor trail.
  • Arus deras membuat korban hanyut hingga ke sungai, ditemukan meninggal sekitar 50 meter dari lokasi awal setelah pencarian tiga jam.
  • Polisi menyebut ketinggian air di lokasi mencapai 80 cm dengan arus kuat, sangat berbahaya untuk dilintasi.

Laporan Wartawan Serambi Indonesia, Jafaruddin I Aceh Utara

SERAMBINEWS.COM,LHOKSUKON – Seorang pemuda  Gampong Jrat Manyang, Kecamatan Tanah Jambo Aye, Aceh Utara, meninggal dunia setelah terseret arus banjir saat melintasi jalan persawahan yang tergenang, Rabu (26/11/2025).

Korban diketahui bernama M Afdalil (27).

Peristiwa nahas itu terjadi ketika korban mengendarai sepeda motor trail jenis KLX dari arah Dusun Nibung menuju Gampong Jrat Manyang.

Saat melintasi jalan persawahan yang tergenang banjir, korban diduga kehilangan kendali akibat derasnya arus air.

Kapolres Aceh Utara AKBP Trie Aprianto melalui Kapolsek Tanah Jambo Aye, Iptu Agus Alfian Halomoan Lubis, mengatakan korban terseret arus saat berada di tengah jalur yang telah terendam banjir.

“Korban sempat berusaha ditolong warga sekitar, namun derasnya arus membuat korban terseret hingga ke aliran sungai,” ujarnya.

Warga kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada pihak Polsek Tanah Jambo Aye dan Koramil 13 Tanah Jambo Aye.

Proses pencarian dilakukan selama sekitar tiga jam.

Korban akhirnya ditemukan sekitar 50 meter dari lokasi awal dalam keadaan meninggal dunia.

Baca juga: Banjir Kepung 17 Kecamatan, Ribuan Warga Mengungsi, Bupati Tetapkan Aceh Timur Darurat Bencana

Jenazah korban selanjutnya dibawa ke rumah duka di Gampong Jrat Manyang untuk dimakamkan oleh pihak keluarga.

Pihak kepolisian menyebutkan ketinggian air di lokasi mencapai sekitar 80 sentimeter dengan arus yang cukup kuat, sehingga sangat berbahaya untuk dilintasi.

Polisi mengimbau masyarakat agar tidak memaksakan diri melintasi genangan banjir, terutama di jalur yang rawan dan tidak diketahui kedalaman airnya.

“Utamakan keselamatan. Jangan mengambil risiko saat arus deras,” tutup Kapolsek.

Korban Kedua Banjir di Aceh Utara

Ini merupakan korban kedua di Aceh Utara.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved