Aceh Utara
Mahasiswa Hukum Universitas Malikussaleh Kunjungi Pengadilan Militer di Banda Aceh
Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Malikussaleh kembali mengambil langkah strategis dalam memperkuat kualitas pendidikan hukum...
Penulis: Jafaruddin | Editor: Eddy Fitriadi
Dalam kesempatan tersebut, Dr. Hadi Iskandar menegaskan bahwa kegiatan ini lebih dari sekadar kunjungan edukatif.
Kegiatan seperti ini kata Ketua Ketua Peradilan Militer I-01 Banda Aceh, bukan sekadar kunjungan tetapi juga mengikuti Praktek Persidangan, Ini adalah jembatan yang menghubungkan teori dengan praktik nyata di lapangan.
Mahasiswa tidak hanya sekadar menguasai materi hukum, tetapi juga harus mempunyai pengalaman langsung agar mampu memahami bagaimana hukum ditegakkan dengan tegas, disiplin, dan penuh bertanggung jawab.
“Saya berharap pengalaman ini menumbuhkan kesadaran bahwa menjadi sarjana hukum tidak hanya menguasai teori, tetapi juga memahami praktik dan menjunjung tinggi integritas dalam menjalankan tugas pada dunia kerja salah satunya menjadi Penegak Hukum pada Peradilan Militer,” katanya.
Rektor Universitas Malikussaleh, Prof. Dr. Herman Fithra, ASEAN Eng., menyampaikan apresiasi besar atas terselenggaranya kegiatan yang penting ini.
“Universitas Malikussaleh berkomitmen untuk menghasilkan lulusan Fakultas Hukum yang akan bisa menjadi Hakim Militer yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga matang secara profesional dan berintegritas. Kunjungan ini sangat mendukung visi Unimal dengan membuka wawasan mahasiswa terhadap tantangan nyata di bidang hukum pada dunia kerja,” ujarnya.
Senada dengan itu, Dekan Fakultas Hukum Unimal, Prof Dr Faisal MHum., menambahkan bahwa program lapangan seperti ini adalah bagian dari strategi Fakultas Hukum untuk memperkaya pengalaman belajar mahasiswa.
“Melalui kunjungan langsung ke institusi penegak hukum, mahasiswa dapat melihat implementasi hukum dalam konteks nyata, termasuk dinamika persidangan militer yang memiliki karakteristik khusus serta,” katanya.
Kegiatan ini sangat mendukung program akademik yang tidak hanya belajar di dalam kelas tetapi pentingnya praktik untuk membiasakan mahasiswa memasuki dunia pekerjaan dan menciptakan mahasiswa yang berdaia saing.
Fakultas Hukum Universitas Malikussaleh selalu aktif dalam melaksanakan mootcourt Peradilan Militer dan mengirimkan delegasi untuk bertanding pada tingkat lokal dan Nasional yang menunjukkan daya saing mahasiswa serta berprestasi.
Kegiatan field trip ini juga memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk bertanya langsung dan berdiskusi dengan para hakim militer, jaksa militer, dan praktisi hukum di lingkungan pengadilan militer.
Pengalaman interaktif ini diharapkan dapat menumbuhkan motivasi dan rasa tanggung jawab sebagai calon penegak hukum yang berintegritas dan memahami kompleksitas praktik hukum di Indonesia.
Baca juga: Prodi Komunikasi Unimal Bahas Peluang dan Tantangan ChatGPT Aplikasi AI Bersama Dekan Kampus Veteran
Selain memperjelas proses-proses hukum militer, kunjungan ini juga menjadi momentum untuk menanamkan nilai-nilai profesionalisme, etika, dan disiplin yang kuat dalam diri mahasiswa. Hal ini sangat penting mengingat peran mereka kelak sebagai ujung tombak penegakan hukum di berbagai bidang, termasuk hukum militer yang memiliki posisi strategis dalam menjaga kedaulatan negara.
Dengan suksesnya kegiatan ini, Fakultas Hukum Universitas Malikussaleh menegaskan komitmennya dalam mencetak generasi hukum yang tidak hanya menguasai teori dengan baik, tetapi juga siap menghadapi tantangan praktis di dunia penegakan hukum.
Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi cikal bakal lahirnya pemimpin hukum yang berintegritas, profesional, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Fakultas-Hukum-Universitas-Malikussaleh-foto-bersama-pengadilan-militer.jpg)