Info Abdya
Bupati Abdya Buka Pekan Kreativitas Pendidikan Tahun 2025
Bupati Aceh Barat Daya (Abdya) Dr Safaruddin resmi membuka Pekan Kreativitas Pendidikan tahun 2025, yang berlangsung di halaman...
Penulis: Masrian Mizani | Editor: Eddy Fitriadi
Ringkasan Berita:
- Bupati Abdya Dr. Safaruddin membuka Pekan Kreativitas Pendidikan 2025 yang perdana digelar dan akan menjadi agenda tahunan.
- Ia menekankan pentingnya “mengawinkan” pendidikan umum dengan pendidikan dayah serta menjaga pendidikan dan kesehatan bebas dari intervensi politik.
- Acara berlangsung tiga hari dengan berbagai lomba seni, sains, literasi, pameran inovasi siswa, hingga bazar UMKM.
Laporan Wartawan Serambi Indonesia Masrian Mizani I Aceh Barat Daya
SERAMBINEWS.COM, BLANGPIDIE - Bupati Aceh Barat Daya (Abdya) Dr Safaruddin resmi membuka Pekan Kreativitas Pendidikan tahun 2025, yang berlangsung di halaman kantor bupati setempat, Rabu (26/11/2025).
Acara yang berlangsung selama tiga hari sejak tanggal 26 hingga 28 November 2025 ini mengusung tema “Meretas Arah Baru Generasi Kreatif, Berkarakter, dan Inovatif Menuju Abdya Maju”.
Kegiatan tersebut digagas oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Abdya.
Pekan Kreativitas Pendidikan tahun 2025 ini perdana diselenggarakan dan akan dijadikan agenda tahunan Pemerintah Abdya.
Safaruddin dalam sambutannya menegaskan tiga hal penting yang harus dilaksanakan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Abdya. Salah satunya adalah "mengawinkan" pendidikan umum dengan pendidikan dayah/pasantren.
“Untuk acara seperti ini saya minta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan untuk memberi peran dan membuka pintu kepada pendidikan dayah/pasantren,” ucapnya.
Safaruddin mengatakan, kedepan pendidikan dayah/pasantren diberi ruang dalam berbagai hal, termasuk dalam kegiatan-kegiatan di Kabupaten Abdya.
“Saya harap ada "perkawinan" pendidikan umum dengan pendidikan dayah sehingga setiap kegiatan diperuntukkan bagi kedua lembaga tersebut,” ujarnya.
Selain itu, Safaruddin juga berharap semangat kreativitas dan inovasi di kalangan peserta didik serta tenaga pendidik (tendik) terus meningkat.
“Kreativitas dan inovasi bukan saja peserta didik tetapi tenaga pendidik itu yang utama,” tuturnya.
Safaruddin mengingatkan kepala SKPK termasuk kepala sekolah, terutama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan serta Dinas Kesehatan agar jangan terpengaruh dengan intervensi politik.
“Saya tekankan dunia pendidikan dan kesehatan jauh dari dunia politik dan tidak ada backing. Bila ada yang merasa memiliknya itu, saya yang akan singkirkan,” tegas Safaruddin.
Terakhir, Safaruddin meminta panitia kegiatan tersebut agar memperhatikan jam malam, yaitu pada pukul 23.30 WIB kegiatan harus ditutup.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Safaruddin-membuka-Kegiatan-Pekan-Kreativitas-Pendidikan-2025.jpg)