Banjir dan Longsor di Aceh

Lhokseumawe Lumpuh Total

Kami fokus evakuasi korban banjir juga. Kami akui, belum semua titik pengungsian bisa kami tembus karena ketinggian air yang luar biasa. TARUNA

Editor: mufti
Serambinews.com/HO
EVAKUASI KORBAN BANJIR - Polres Lhokseumawe kembali mengerahkan perahu karet untuk mengevakuasi warga yang terjebak genangan, Kamis (27/11/2025). 
Ringkasan Berita:
  • Pemerintah Kota Lhokseumawe lumpuh total akibat banjir yang merendam kawasan tersebut. Tidak ada aktivitas perkantoran dan sekolah karena seluruhnya terendam banjir. 
  • Data yang diperoleh dari Dinas Informasi dan Komunikasi Kota Lhokseumawe sebanyak 27 desa dari 68 desa dalam kota itu terendam. Sebanyak 27 titik pengungsian juga terendam banjir. 
  • Satuan Polairud Polres Lhokseumawe mengerahkan satu unit perahu karet untuk membantu proses evakuasi warga di titik-titik yang terdampak paling parah

Kami fokus evakuasi korban banjir juga. Kami akui, belum semua titik pengungsian bisa kami tembus karena ketinggian air yang luar biasa. TARUNA PUTRA SATYA, Kepala Diskominfo Lhokseumawe

SERAMBINEWS.COM, LHOKSEUMAWE - Pemerintah Kota Lhokseumawe lumpuh total akibat banjir yang merendam kawasan tersebut. Tidak ada aktivitas perkantoran dan sekolah karena seluruhnya terendam banjir. 

Data yang diperoleh dari Dinas Informasi dan Komunikasi Kota Lhokseumawe hingga Kamis (27/11/2025), menyebutkan, sebanyak 27 desa dari 68 desa dalam kota itu terendam. Sebanyak 27 titik pengungsian juga terendam banjir. 

Kepala Dinas Informasi dan Komunikasi Kota Lhokseumawe, Taruna Putra Satya menyebutkan, bahwa fokus pemerintah kini adalah penanganan pengungsi korban banjir dan distribusi makanan. 

"Kami fokus evakuasi korban banjir juga. Kami akui, belum semua titik pengungsian bisa kami tembus karena ketinggian air yang luar biasa," ujar Taruna. 

Dia mencontohkan bahwa titik pengungsian di Gampong Blang Naleung Mameh, Kecamatan Muara Satu, Kota Lhokseumawe, belum berhasil ditembus sejak kemarin. "Ketinggian air di sana sekitar dua meter. Kami kerahkan seluruh boat yang dimiliki, tetapi belum berhasil menjangkau seluruh titik," ujarnya. 

Titik pengungsi lainnya yang belum mendapatkan bantuan bahan pangan ialah Desa Kumbang Punteut, Kecamatan Blang Mangat, dan Gang Veteran Kampung Jawa Baru, Kota Lhokseumawe.(kcm)

Kerahkan Perahu Karet

Hujan deras yang melanda Kota Lhokseumawe dan Aceh Utata dalam beberapa hari terakhir menyebabkan sejumlah Desa terendam banjir. Menindaklanjuti kondisi tersebut, Satuan Polairud Polres Lhokseumawe mengerahkan satu unit perahu karet untuk membantu proses evakuasi warga di titik-titik yang terdampak paling parah, Rabu (26/11/2025).

Personel Polairud bergerak menuju lokasi banjir untuk mengevakuasi warga yang sakit, lanjut usia, serta membantu masyarakat menuju tempat aman. Selain itu, petugas juga mendukung distribusi sembako dari perangkat gampong yang akan digunakan untuk membuka dapur umum bagi warga terdampak.

Kapolres Lhokseumawe, AKBP Dr Ahzan SH SIK MSM MH melalui Kasat Polairud, Iptu Edwin mengatakan, pihaknya terus memonitor perkembangan situasi banjir di wilayah hukum Polres Lhokseumawe dan siap melakukan penanganan cepat di lokasi-lokasi yang membutuhkan bantuan. “Perahu karet kami kerahkan agar proses evakuasi bisa dilakukan dengan aman dan efisien. Keselamatan warga menjadi prioritas utama,” ujarnya.

Kasatpol Airud menambahkan, koordinasi dengan Kapolsek Jajaran Polres Lhokseumawe, perangkat gampong, serta unsur kecamatan terus dilakukan untuk memastikan seluruh wilayah terlayani dan bantuan dapat tersalurkan tepat waktu.(kcm/bah)

 

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved