Selasa, 14 April 2026

Banjir Landa Aceh

Detik-detik Bupati Aceh Singkil Selamatkan Warga Terjebak Banjir di Pohon Sawit 

Bupati Aceh Singkil, Safriadi Oyon berhasil selamatkan warga yang terjebak banjir di pohon sawit.

Penulis: Dede Rosadi | Editor: Muhammad Hadi
Serambinews.com/HO
TERJEBAK BANJIR - Dua warga terjebak banjir di pohon sawit di kawasan Tanah Bara, Kecamatan Gunung Meriah, Kabupaten Aceh Singkil, Rabu (26/11/2025). Warga tersebut berhasil diselamatkan rombongan Bupati Aceh Singkil, Safriadi yang melintas naik speed boat. 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Dede Rosadi I Aceh Singkil 

SERAMBINEWS.COM, SINGKIL - Bupati Aceh Singkil, Safriadi Oyon berhasil selamatkan warga yang terjebak banjir di pohon sawit

Kala itu Safriadi bersama rombongan sedang memantau banjir melalui jalur sungai dari Singkil ke Gunung Meriah. 

Sampai di kawasan Tanah Bara, Kecamatan Gunung Meriah, terlihat dua orang warga di atas sawit. 

Melihat itu speed boat segara mendekat untuk memberikan pertolongan. 

Baca juga: Dua Warga Meninggal Tersengat Arus Listrik Saat Banjir Landa Aceh Barat, Begini Kronologisnya

Dalam kondisi air deras, tidak mudah untuk mendekat. Setelah beberapa kali usaha akhirnya speed boat bisa mendekat. 

Dua warga Tanah Merah itu, memasang jaring untuk kebutuhan hidup, satu hari sebelum banjir besar datang, pada 25 November 2025. 

Nahas esoknya ketika mengangkat jaring perahunya tak sanggup melewati sungai Lae Cinendang, yang sedang deras. 

Baca juga: Dampak Banjir Aceh Singkil, Jembatan di Lorong 4 Gosong Telaga Barat Ambruk

Perahu pun hanyut. Hingga kemudian  tersangkut di tanaman sawit. 

Di tanaman sawit itukah warga bertahan, hingga akhirnya melintas rombongan Bupati Aceh Singkil, Safriadi.

"Mereka hendak menyeberang dengan melintasi derasnya arus sungai, namun sangkut di pohon kepala sawit," kata Zulkarnain yang ikut dalam rombongan Bupati Aceh Singkil.(*)

Baca juga: Akses Jalan Nasional Putus Total, Perjalanan Darat dari Banda Aceh hanya Bisa Sampai Bireuen

Baca juga: BMKG: Hujan Lebat hingga Ekstrem Masih Terjadi di Aceh, Sumut dan Sumbar Sampai 3 Desember 2025

 

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved