Kamis, 23 April 2026

Banjir Landa Aceh

Cuaca Ekstrem dan Listrik Padam, Pelayanan Kesehatan di RSUDYA Tapaktuan Ikut Terganggu

Padamnya listrik sangat berdampak serius pada layanan kesehatan di RSUD dr. H. Yuliddin Away (RSUDYA) Tapaktuan, Aceh Selatan.

Penulis: Ilhami Syahputra | Editor: Muhammad Hadi
Serambinews.com/HO
Direktur RSUDYA Tapaktuan dr Erizaldi 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Ilhami Syahputra | Aceh Selatan 

SERAMBINEWS.COM, TAPAKTUAN – Cuaca Ekstrem menyebabkan sejumlah wilayah di Aceh dilanda banjir dan longsor.

Selain itu, banjir juga merobohkan sejumlah tower transmisi 150 kV hingga listrik padam di sebagian wilayah Aceh termasuk Aceh Selatan.

Padamnya listrik tersebut sangat berdampak serius pada layanan kesehatan di RSUD dr. H. Yuliddin Away (RSUDYA) Tapaktuan, Aceh Selatan.

Baca juga: Akses Jalan Nasional Putus Total, Perjalanan Darat dari Banda Aceh hanya Bisa Sampai Bireuen

Meski rumah sakit memiliki dua unit genset berkapasitas 500 kVA dan 350 kVA, kemampuan operasional peralatan tersebut tetap terbatas.

“Walaupun kita punya dua genset masing-masing 500 dan 350 kVA, namun kemampuan genset kita terbatas. 

Tidak semua gedung bisa disuplai penuh, setiap tempat ada gilirannya, karena tidak bisa dipaksakan genset hidup terus menerus, dikhawatirkan bisa terjadi kerusakan,” ungkap Direktur RSUDYA Tapaktuan dr Erizaldi, saat dikonfirmasi Jum’at (28/11/2025).

Baca juga: Bupati Aceh Selatan Tetapkan Status Tanggap Darurat Banjir dan Longsor

Untuk mengatasi aliran listrik yang bermasalah tersebut, kata Erizaldi, pihak RSUDYA terpaksa menerapkan sistem pengaturan suplai listrik secara bergiliran. 

Rumah sakit juga mendapatkan bantuan genset dari PLN kapasitas 75 kVA.

Transportasi ambulance untuk merujuk pasien juga terganggu akibat banjir 

Selain itu, kondisi ini juga berdampak pada pasokan kebutuhan BMHP dan obat - obatan.

Sepeti oksigen dan lainnya serta transportasi ambulance untuk merujuk pasien juga terganggu akibat banjir dan tanah longsor.

Baca juga: Update Banjir Aceh di 17 Kabupaten/Kota, 239 Kecamatan Terdampak, Sebagian Besar Air Belum Surut

Baca juga: Polres Aceh Selatan Gerak Cepat Bantu Tangani Longsor di Gunung Batu Itam

Pihak rumah sakit meminta doa dan dukungan semoga pelayanan bisa cepat kembali normal serta diharapkan masyarakat dapat memaklumi kondisi ini.

“Mohon doa dan dukungannya supaya pelayanan cepat normal kembali,” pungkasnya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak rumah sakit terus berupaya meminimalisir gangguan dan kendala pelayanan.

Baca juga: Ekses Banjir Aceh, Harga Sembako Naik Ugal-ugalan, Cabe Merah Rp 300 Ribu Per Kilogram

Baca juga: Jalan & Jembatan Putus, Warga Buloh Seuma Aceh Selatan Sudah 3 Hari Terisolir

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved