Banjir Landa Aceh
Cuaca Ekstrem dan Listrik Padam, Pelayanan Kesehatan di RSUDYA Tapaktuan Ikut Terganggu
Padamnya listrik sangat berdampak serius pada layanan kesehatan di RSUD dr. H. Yuliddin Away (RSUDYA) Tapaktuan, Aceh Selatan.
Penulis: Ilhami Syahputra | Editor: Muhammad Hadi
Laporan Wartawan Serambi Indonesia Ilhami Syahputra | Aceh Selatan
SERAMBINEWS.COM, TAPAKTUAN – Cuaca Ekstrem menyebabkan sejumlah wilayah di Aceh dilanda banjir dan longsor.
Selain itu, banjir juga merobohkan sejumlah tower transmisi 150 kV hingga listrik padam di sebagian wilayah Aceh termasuk Aceh Selatan.
Padamnya listrik tersebut sangat berdampak serius pada layanan kesehatan di RSUD dr. H. Yuliddin Away (RSUDYA) Tapaktuan, Aceh Selatan.
Baca juga: Akses Jalan Nasional Putus Total, Perjalanan Darat dari Banda Aceh hanya Bisa Sampai Bireuen
Meski rumah sakit memiliki dua unit genset berkapasitas 500 kVA dan 350 kVA, kemampuan operasional peralatan tersebut tetap terbatas.
“Walaupun kita punya dua genset masing-masing 500 dan 350 kVA, namun kemampuan genset kita terbatas.
Tidak semua gedung bisa disuplai penuh, setiap tempat ada gilirannya, karena tidak bisa dipaksakan genset hidup terus menerus, dikhawatirkan bisa terjadi kerusakan,” ungkap Direktur RSUDYA Tapaktuan dr Erizaldi, saat dikonfirmasi Jum’at (28/11/2025).
Baca juga: Bupati Aceh Selatan Tetapkan Status Tanggap Darurat Banjir dan Longsor
Untuk mengatasi aliran listrik yang bermasalah tersebut, kata Erizaldi, pihak RSUDYA terpaksa menerapkan sistem pengaturan suplai listrik secara bergiliran.
Rumah sakit juga mendapatkan bantuan genset dari PLN kapasitas 75 kVA.
Transportasi ambulance untuk merujuk pasien juga terganggu akibat banjir
Selain itu, kondisi ini juga berdampak pada pasokan kebutuhan BMHP dan obat - obatan.
Sepeti oksigen dan lainnya serta transportasi ambulance untuk merujuk pasien juga terganggu akibat banjir dan tanah longsor.
Baca juga: Update Banjir Aceh di 17 Kabupaten/Kota, 239 Kecamatan Terdampak, Sebagian Besar Air Belum Surut
Baca juga: Polres Aceh Selatan Gerak Cepat Bantu Tangani Longsor di Gunung Batu Itam
Pihak rumah sakit meminta doa dan dukungan semoga pelayanan bisa cepat kembali normal serta diharapkan masyarakat dapat memaklumi kondisi ini.
“Mohon doa dan dukungannya supaya pelayanan cepat normal kembali,” pungkasnya.
Hingga berita ini diturunkan, pihak rumah sakit terus berupaya meminimalisir gangguan dan kendala pelayanan.
Baca juga: Ekses Banjir Aceh, Harga Sembako Naik Ugal-ugalan, Cabe Merah Rp 300 Ribu Per Kilogram
Baca juga: Jalan & Jembatan Putus, Warga Buloh Seuma Aceh Selatan Sudah 3 Hari Terisolir
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Direktur-RSUDYA-Tapaktuan-dr-Erizaldi_20251128.jpg)