Kamis, 11 Juni 2026

Banjir Landa Aceh

Dua Hari Hilang, Seorang Lansia di Bireuen Ditemukan Meninggal Dunia

Seorang lansia yang hilang sejak Selasa (25/11/2025) malam akibat terjangan banjir, ditemukan dalam kondisi meninggal...

Tayang:
Penulis: Muhammad Nasir | Editor: Eddy Fitriadi
Serambinews.com/HO
EVAKUASI - Tim SAR saat melakukan evakuasi warga di Bireuen (ilustrasi). 

 

Ringkasan Berita:
  • Seorang lansia bernama Nurbaidah (80), warga Blang Seunom, Jeumpa, Bireuen, yang hilang sejak Selasa malam akibat banjir, ditemukan meninggal dunia pada Kamis (27/11/2025).
  • Unit Siaga SAR Bireuen bersama tim gabungan telah mengevakuasi 99 jiwa dan 300 KK selama tiga hari operasi di berbagai titik banjir, termasuk kelompok rentan.
  • Sejumlah wilayah mulai surut, namun akses masih terputus, termasuk jembatan Krueng Peusangan, sementara Basarnas terus siaga menghadapi potensi cuaca ekstrem.

 

Laporan wartawan Serambi Indonesia, Muhammad Nasir I Banda Aceh 

SERAMBINEWS.COM, BIREUEN – Seorang lansia yang hilang sejak Selasa (25/11/2025) malam akibat terjangan banjir, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, Kamis (27/11/2025).

Korban adalah Nurbaidah (80), warga Blang Seunom, Kecamatan Jeumpa, Bireuen.

Jasad korban ditemukan oleh tim pencarian tidak jauh dari rumahnya.

Koordinator Unit Siaga SAR Bireuen, M Rizal, menjelaskan, unit Siaga SAR Bireuen terus melakukan evakuasi warga terdampak banjir sejak Selasa (25/11/2025).

Tim SAR gabungan dikerahkan untuk mengevakuasi warga yang terjebak banjir. Mereka pun fokus pada kelompok rentan seperti balita, lansia, ibu hamil, dan warga dengan kondisi sakit.

Rizal menjelaskan bahwa debit air di sebagian wilayah Bireuen mulai menunjukkan penurunan sejak Kamis pagi.

Namun sejumlah lokasi masih sulit diakses akibat kerusakan infrastruktur. “Sebagian besar wilayah sudah surut, tetapi ada beberapa titik yang tidak bisa dilalui. Akses dari Bireuen menuju Aceh Utara/Lhokseumawe untuk sementara tidak dapat dilewati karena jembatan Krueng Peusangan terputus,” ujarnya.

Selama tiga hari operasi, Unit Siaga SAR Bireuen melakukan penyelamatan di berbagai titik.

Pada Selasa, 25 November 2025, tim mengevakuasi 20 warga dari Desa Cureh, termasuk tiga balita dan satu lansia.

Di Desa Uten Retoh, 12 jiwa dipindahkan ke lokasi aman. Lalu Di Desa Meunasah Gadong, enam warga dievakuasi, satu di antaranya mengalami patah kaki. Operasi hari itu ditutup dengan penyelamatan tiga warga dari Desa Meunasah Capa.

Evakuasi berlanjut pada Rabu, 26 November 2025, dengan fokus di Kecamatan Peusangan. Tim mengevakuasi 35 jiwa, termasuk 30 warga yang terjebak di dalam rumah, di antaranya empat balita, enam lansia, dan lima warga dalam kondisi sakit.

Empat warga yang tersangkut di pohon akibat arus banjir dan satu ibu hamil juga berhasil diselamatkan.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved