Banjir Landa Aceh
Kisah Angga, Warga Aceh Tamiang Naik ke Atap Selamatkan Diri dari Banjir, Bertahan 4 Hari 3 Malam
Saat ini, Angga mengatakan masih menunggu bantuan datang sambil bertahan dengan sisa-sisa sumber daya yang ada.
Ringkasan Berita:
- Angga, salah seorang warga terdampak banjir di Aceh Tamiang, Aceh, menceritakan caranya menyelamatkan diri setelah tempat tinggalnya dilanda bencana banjir bandang.
- Bersama sejumlah anggota keluarganya, ia mengaku terpaksa harus menaiki atap rumahnya yang terbuat dari seng. Di atap rumahnya itu, Angga mengaku bertahan selama beberapa hari.
- Saat ini, Angga mengatakan masih menunggu bantuan datang sambil bertahan dengan sisa-sisa sumber daya yang ada.
SERAMBINEWS.COM, ACEH TAMIANG - Banjir bandang dan tanah longsor yang melanda sejumlah kabupaten kota di Provinsi Aceh menimbulkan dampak cukup parah.
Bahkan korban jiwa akibat bencana tersebut di Aceh Utara sudah mencapai ratusan jiwa.
Jumlah korban jiwa akibat bencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda sebagian besar kabupaten/kota Aceh terus bertambah.
Hingga Selasa (2/12/2025) pukul 20.00 WIB, Pos Komando Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi Aceh melaporkan terdapat 249 orang ditemukan meninggal dunia dan 227 lainnya masih dinyatakan hilang.
Kabupaten Aceh Tamiang termasuk wilayah yang terdampak bencana cukup parah.
Di beberapa lokasi bahkan terisolasi karena sulit di akses akibat jalan putus dan tertimbun longsor.
Angga, salah seorang warga terdampak banjir di Aceh Tamiang, Aceh, menceritakan caranya menyelamatkan diri setelah tempat tinggalnya dilanda bencana banjir bandang.
Bersama sejumlah anggota keluarganya, ia mengaku terpaksa harus menaiki atap rumahnya yang terbuat dari seng. Di atap rumahnya itu, Angga mengaku bertahan selama beberapa hari.
"Kami di sini 13 orang, di atas seng (sambil menunjuk atas rumah) selama 4 hari 3 malam," kata Angga di Aceh Tamiang, dipantau dari Breaking News KompasTV, Rabu (3/12/2025).
Saat ini, Angga mengatakan masih menunggu bantuan datang sambil bertahan dengan sisa-sisa sumber daya yang ada.
Sejauh ini, kata dia, belum ada bantuan yang merata dari pemerintah.
"Menunggu-nunggu bantuan, habis itu apa yang ada di sini kita minum, pakai air sumur sisa. Untuk saat ini di sini (bantuan) memang enggak ada," ujarnya.
Ketika ditanyai mengenai helikopter yang lalu lalang di kawasan tersebut, Angga mengaku tidak mengetahui helikopter tersebut menjatuhkan bantuan di daerah mana.
Baca juga: Bupati Aceh Utara Menangis NyatakanTak Sanggup Tangani Dampak Banjir dan Longsor
Korban Banjir Aceh Tamiang: Adik Kami Sakit, Belum Dapat Bantuan Apa pun
Seorang warga terdampak banjir di Aceh Tamiang, Aceh, Fira mengungkapkan belum ada bantuan apa pun di daerah tersebut.
| Sawah Terdampak Banjir Sedang Dinormalisasi, Ini Harapan Kadistanbun Bireuen |
|
|---|
| Puluhan Huntara Penyintas Banjir di Aceh Utara Porak-Poranda Diterpa Angin Kencang |
|
|---|
| Petani tak Bisa Tanam, Irigasi di Bireuen Butuh Perbaikan dan Normalisasi |
|
|---|
| Bantuan Pemerintah Hong Kong Disalur Untuk Korban Bencana di 7 Daerah |
|
|---|
| Mualem Minta Dukungan DPR RI Percepat Anggaran Rehab Rekon Periode 2026–2028 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Warga-terdampak-banjir-di-Aceh-Tamiang-Angga-menceritakan-caranya-bertahan.jpg)