Konflik Rusia vs Ukraina
Ukraina Klaim Drone Laut Ledakkan Kapal Selam Varshavyanka Rusia di Laut Hitam
SBU mengatakan kapal selam itu mengalami "kerusakan kritis" dan pada dasarnya tidak dapat digunakan lagi.
Ringkasan Berita:
- Ukraina mengklaim drone bawah laut mereka untuk pertama kalinya berhasil meledakkan kapal selam Rusia yang berlabuh di pelabuhan Novorossiysk di Laut Hitam.
- Dinas keamanan Ukraina, SBU mengatakan bahwa mereka telah melakukan "operasi khusus yang unik" menggunakan drone angkatan laut di pelabuhan.
- SBU mengatakan kapal selam itu mengalami "kerusakan kritis" dan pada dasarnya tidak dapat digunakan lagi.
SERAMBINEWS.COM - Ukraina, Senin (15/12/2025) mengklaim drone bawah laut mereka untuk pertama kalinya berhasil meledakkan kapal selam Rusia yang berlabuh di pelabuhan Novorossiysk di Laut Hitam.
Dinas keamanan Ukraina, SBU mengatakan dalam sebuah pernyataan di Telegram bahwa mereka telah melakukan "operasi khusus yang unik" menggunakan drone angkatan laut di pelabuhan.
“Untuk pertama kalinya dalam sejarah, drone bawah air Sub Sea Baby meledakkan kapal selam kelas Project 636.3 Varshavyanka milik Rusia,” kata SBU, menambahkan bahwa kapal tersebut dilengkapi dengan empat peluncur rudal jelajah Kalibr yang digunakan untuk menyerang wilayah Ukraina.
SBU mengatakan kapal selam itu mengalami "kerusakan kritis" dan pada dasarnya tidak dapat digunakan lagi.
Baca juga: VIDEO - Detik-detik Kapal Selam Rusia Meledak Kena Drone Laut Ukraina
Armada Laut Hitam Rusia mengakui bahwa serangan telah terjadi tetapi membantah bahwa ada kapal yang rusak.
“Upaya musuh untuk melakukan sabotase menggunakan kendaraan bawah air tanpa awak tidak mencapai tujuannya,” kata seorang juru bicara dari Armada Laut Hitam dalam sebuah pernyataan.
“Tidak ada kapal atau kapal selam yang ditempatkan di pangkalan angkatan laut Novorossiysk, maupun awaknya, yang mengalami kerusakan, dan mereka melanjutkan tugas mereka seperti biasa,” tambah juru bicara tersebut.
Baca juga: VIDEO Serangan Drone Rusia Bakar Pelabuhan Ukraina, Kapal Turki Ikut Terbakar
Hantam Kapal Kargo Turki
Ukraina telah berulang kali menargetkan kapal-kapal Rusia di Laut Hitam dengan drone dan rudal sejak Rusia melancarkan invasi skala penuhnya pada Februari 2022.
Militer Kyiv telah meningkatkan serangan laut dalam beberapa pekan terakhir terhadap kapal-kapal yang menurut mereka terkait dengan Rusia di Laut Hitam.
Dua kapal kargo Turki telah dihantam dalam beberapa hari terakhir dalam apa yang digambarkan Ukraina sebagai serangan terhadap target Rusia.
Turki menyerukan penghentian serangan terhadap pelabuhan dan infrastruktur energi serta memperingatkan risiko eskalasi di kawasan tersebut.
Adapun Pasukan Rusia secara rutin menyerang kota pelabuhan Odesa di Ukraina.
Baca juga: Jambo Aye dan Langkahan Jadi Kecamatan Terbanyak Mati Sapi dan Kambing Disapu Banjir Bandang
Baca juga: 49 Jiwa di Tapanuli Tengah Masih Hilang, Hujan Jadi Kendala Tim SAR Cari Korban
Baca juga: Jika Pusat Tak Merespons Soal Tuntutan Status Bencana, Masyarakat Aceh Timur Gelar Aksi Berjilid
| Zelenskyy Marah ke Amerika Serikat soal Izin Rusia Jual Minyak |
|
|---|
| Rusia dan Ukraina Kembali Lancarkan Serangan Usai Gencatan Senjata Paskah |
|
|---|
| AS Cabut Sanksi Sementara untuk Minyak Rusia yang Tertahan di Laut, Berlaku 30 Hari |
|
|---|
| Rusia Luncurkan 420 Drone dan 39 Rudal ke Ukraina, Infrastruktur Energi Lumpuh, Puluhan Terluka |
|
|---|
| Jelang Negosiasi, Rusia Tembakkan 450 Drone dan 70 Rudal ke Ukraina, 10 Orang Terluka |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Ukraina-klaim-keberhasilan-militer-Ukraina-menyerang-kapal-selam-Rusia-di-Pelabuhan-Laut-HItam.jpg)