Israel Peringatkan Iran, Netanyahu: Tindakan Apa Pun akan Dibalas Sangat Keras
Peringatan Netanyahu ini muncul di tengah laporan yang menyebut Iran sedang melakukan latihan rudal besar-besaran.
Ringkasan Berita:
- Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu memperingatkan, pihaknya akan melakukan respons keras jika ada tindakan permusuhan dari Iran.
- Peringatan Netanyahu ini muncul di tengah laporan yang menyebut Iran sedang melakukan latihan rudal besar-besaran.
- Netanyahu juga menuturkan, ia berencana untuk membahas aktivitas nuklir Iran dan ancaman regional yang lebih luas dengan Presiden AS, Donald Trump
SERAMBINEWS.COM - Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu memperingatkan, pihaknya akan melakukan respons keras jika ada tindakan permusuhan dari Iran.
Peringatan Netanyahu ini muncul di tengah laporan yang menyebut Iran sedang melakukan latihan rudal besar-besaran.
"Kami menyadari bahwa Iran sedang melakukan latihan militer. Kami sedang melakukan persiapan yang diperlukan," kata Netanyahu, dikutip dari Iran International.
"Saya ingin memperjelas kepada Teheran bahwa tindakan apa pun akan dibalas dengan respons yang sangat keras," lanjutnya.
Baca juga: VIDEO Israel Kembali Minta Dukungan Amerika untuk Serang Nuklir Iran
Netanyahu akan berbicara dengan Trump
Netanyahu juga menuturkan, ia berencana untuk membahas aktivitas nuklir Iran dan ancaman regional yang lebih luas dengan Presiden AS, Donald Trump selama kunjungan mendatang.
Ia berharap sikap AS terhadap Teheran tidak berubah.
Perdana Menteri Israel itu dijadwalkan bertemu Trump pada 29 Desember di resor Mar-a-Lago, Florida.
Israel sebelumnya telah memperingatkan AS bahwa latihan rudal Iran dapat digunakan sebagai kedok untuk persiapan serangan mendadak.
Namun, para pejabat AS menyatakan belum melihat indikasi serangan Iran akan segera terjadi.
Baca juga: VIDEO - Bikin Panik! Aksi Hacker Iran Kirimi Kado Maut untuk Ilmuan Nuklir Israel
Iran latihan militer di sejumlah wilayah
Media pemerintah Iran melaporkan adanya latihan rudal pada Senin (22/12/2025).
Para pejabat menggambarkan latihan itu sebagai demonstrasi kekuatan defensif.
Kantor berita Fars, mengutip pengamatan lapangan dan laporan publik, mengatakan bahwa latihan militer terlihat di Teheran, Isfahan, Mashhad, Khorramabad, dan Mahabad.
Stasiun televisi pemerintah Iran sempat menerbitkan video yang kemudian mereka bantah sebagai rudal.
Teheran juga menolak anggapan bahwa latihan militer tersebut bersifat provokatif.
"Kemampuan pertahanan Iran sama sekali bukan isu yang dapat didiskusikan," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baghaei.
Menurutnya, program rudal Iran murni bersifat defensif. Ketegangan yang kembali meningkat ini terjadi setelah konflik singkat pada Juni lalu.
Saat itu, Iran hampir sepenuhnya mengandalkan serangan rudal setelah serangan Israel melemahkan pertahanan udara dan komando militer seniornya.
Baca juga: LKNU Aceh Lakukan Pengabdian Kemanusiaan di Dayah MUDI Samalanga
Baca juga: 204 Anak Yatim Asuhan Wali Kota Lhokseumawe Terima Bantuan Uang dari Baitul Mal
Baca juga: Seorang Remaja Jadi Korban Rudapaksa Ayah, Teman Ayah dan Pacar
| Negosiator Iran: Tidak Ada Kesepakatan dengan AS Tanpa Jaminan Hak-Hak Iran |
|
|---|
| Iran Mulai Pulihkan Basis Rudal Bawah Tanah Usai Gencatan Senjata dengan AS |
|
|---|
| VIDEO Petaka bagi AS! Iran Buka 50 Pintu Rudal Jumbo di 18 Fasilitas Bawah Tanah |
|
|---|
| VIDEO Diduga Tersingkir IRGC, Iran Bantah Presiden Ajukan Surat Pengunduran Diri |
|
|---|
| VIDEO Detik-detik Rudal Melesat ke Pangkalan AS, IRGC Pajang Wajah Trump |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Perdana-Menteri-Israel-Benjamin-Netanyahu-berbicara-dalam-konferensi-pers-hari-Minggu-1082025.jpg)