Banjir Landa Aceh
Pratikno: Pemerintah Pastikan Pemulihan Banjir di Aceh, Sumut, dan Sumbar Terus Berjalan Tanpa Libur
Pratikno bersyukur, berkat gotong-royong pemerintah dan pihak terkait, 12 dari 52 kabupaten/kota di tiga provinsi telah masuk fase pemulihan.
Ringkasan Berita:
- Pratikno mengatakan fokus pemerintah adalah percepatan pemulihan, keselamatan, dan pemenuhan kebutuhan dasar warga terdampak bencana banjir dan tanah longsor.
- Saat ini, ia bersama Kepala BNPB dan jajaran pemerintah daerah berada di Aceh untuk memastikan langkah tanggap darurat dan pemulihan berjalan cepat.
- Pratikno bersyukur, berkat gotong-royong pemerintah dan pihak terkait, 12 dari 52 kabupaten/kota di tiga provinsi telah masuk fase pemulihan.
SERAMBINEWS.COM, JAKARTA – Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno menegaskan pemerintah terus mempercepat pemulihan wilayah terdampak banjir bandang di Provinsi Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar).
Pratikno mengatakan fokus pemerintah adalah percepatan pemulihan, keselamatan, dan pemenuhan kebutuhan dasar warga terdampak bencana banjir dan tanah longsor.
Saat ini, ia bersama Kepala BNPB dan jajaran pemerintah daerah berada di Aceh untuk memastikan langkah tanggap darurat dan pemulihan berjalan cepat.
"Tidak ada libur, semuanya terus bekerja demi masyarakat, menolong masyarakat yang terdampak bencana," ujar Pratikno melalui sambungan video yang disiarkan langsung di kanal YouTube BNPB Indonesia, Kamis (25/12/2025).
Pratikno bersyukur, berkat gotong-royong pemerintah dan pihak terkait, 12 dari 52 kabupaten/kota di tiga provinsi telah masuk fase pemulihan.
Namun, 11 kabupaten di Aceh masih memperpanjang status tanggap darurat untuk memastikan upaya penanganan maksimal sebelum masuk fase pemulihan.
Baca juga: Pengamat Soroti Peran Sentral Mendagri dalam Percepatan Penanganan Bencana Sumatera
Menko PMK juga memaparkan kondisi pemulihan terkait enam aspek vital bagi masyarakat terdampak, yaitu hunian, transportasi, layanan kesehatan dasar, distribusi logistik, hutan dan lingkungan, serta pendidikan.
-Hunian: Pembangunan hunian sementara (huntara) telah berjalan di 6 kabupaten/kota di Sumbar, 3 kabupaten/kota di Sumut, dan 1 kabupaten di Aceh. Pembangunan hunian tetap (huntap) juga tengah dipersiapkan.
-Transportasi: Dari 81 ruas jalan nasional terdampak, 72 ruas telah kembali berfungsi, sementara 9 ruas lainnya masih ditangani.
-Kesehatan: Seluruh rumah sakit pemerintah sudah beroperasi, sebagian kecil belum maksimal. Ratusan Puskesmas juga telah aktif kembali.
-Distribusi logistik: Stok bantuan mencukupi dan didistribusikan ke seluruh desa terdampak melalui jalur darat maupun udara.
-Hutan dan lingkungan: Menteri Kehutanan mencabut izin pemanfaatan lahan besar, termasuk jutaan hektar izin perkebunan sawit dan kayu hutan. Menteri Lingkungan Hidup menyegel lima perusahaan tambang yang berisiko merusak lingkungan.
-Pendidikan: Sekitar 65 persen sekolah di Aceh sudah siap beroperasi, sementara kesiapan operasional di Sumut dan Sumbar mendekati 90 % .
"Kepada Bapak, Ibu warga Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, kami terus berdoa semoga Bapak, Ibu dalam keadaan sehat, kuat menghadapi cobaan ini. Pemerintah bekerja keras membantu Bapak, Ibu semuanya," tutup Pratikno.
| Salurkan Bantuan ke Korban Banjir di Pedalaman Aceh Utara, Polres Lhokseumawe Tinjau Jembatan Bailey |
|
|---|
| Tegas, Napi yang tidak Kembali ke LP Kualasimpang Berpotensi Ditetapkan DPO |
|
|---|
| Baru 45 Narapidana yang Kembali ke Lapas Kualasimpang, Tenggat Penyerahan Diri Berakhir 17 Mei |
|
|---|
| Tinjau Aceh Tamiang, Safrizal ZA Kebut Realisasi Huntap Korban Bencana |
|
|---|
| Pemkab Nagan Sudah Usul Pembangunan Kembali 2 Sekolah Hancur Diterjang Banjir di Beutong Ateuh |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Menteri-Koordinator-Bidang-Pembangunan-Manusia-dan-Kebudayaan-Pratikno-di-Banda-Aceh.jpg)