Sabtu, 25 April 2026

Kronologi Lengkap Kebakaran Panti Werdha Manado, Api Menjalar Cepat dan Tewaskan 16 Lansia

Dalam hitungan menit, asap hitam pekat membubung tinggi, mengepung para lansia yang terjebak di dalam kamar-kamar mereka.

Editor: Amirullah
Tribun Manado
KEBAKARAN - Suasana di sekitar Panti Werdha Damai Ranomuut, Kecamatan Paal Dua, Kota Manado, yang terbakar pada Minggu (28/12/2025). 

SERAMBINEWS.COM - Suasana tenang di Panti Werdha Damai, Kelurahan Ranomuut, Kecamatan Paal Dua, Kota Manado, mendadak berubah mencekam pada Minggu (28/12/2025) malam.

Kebakaran hebat yang melanda panti lansia tersebut menelan korban jiwa dalam jumlah besar.

Sebanyak 16 penghuni panti dilaporkan meninggal dunia akibat terjebak kobaran api dan asap tebal.

Para korban sebagian besar merupakan lansia dengan kondisi fisik terbatas, sehingga tidak mampu menyelamatkan diri saat api dengan cepat menjalar ke seluruh bangunan.

Insiden tragis itu terjadi sekitar pukul 20.00 WITA, bertepatan dengan waktu istirahat malam para penghuni. 

Baca juga: Jangan Sampai Hangus, Kemensos Ingatkan Batas Akhir Pencairan BLT Kesra 31 Desember 2025

Api dari Bagian Belakang

Kobaran api diduga kuat muncul pertama kali dari bagian belakang bangunan.

Karena material bangunan yang mudah terbakar dan embusan angin, si jago merah dengan cepat menyebar ke seluruh area, menyisakan kepanikan luar biasa.

Dalam hitungan menit, asap hitam pekat membubung tinggi, mengepung para lansia yang terjebak di dalam kamar-kamar mereka.

Panti Werdha, yang seharusnya menjadi tempat perlindungan agar para lansia bisa menikmati masa tua dengan aman dan tentram, justru menjadi saksi bisu tragedi kemanusiaan yang memilukan.

Suasana di sekitar Panti Werdha Damai Ranomuut
KEBAKARAN - Suasana di sekitar Panti Werdha Damai Ranomuut, Kecamatan Paal Dua, Kota Manado, yang terbakar pada Minggu (28/12/2025).

Baca juga: BERITA POPULER - BLT Kesra Rp900 Ribu Cair 25 Desember, Bripda Seili Bunuh Mahasiswi ULM Banjarmasin

Evakuasi Dramatis

Proses penyelamatan berlangsung sangat dramatis dan penuh risiko.

Banyak penghuni panti dalam kondisi fisik yang lemah, sakit, bahkan ada yang harus menggunakan kursi roda, sehingga mereka tidak bisa menyelamatkan diri secara mandiri.

Relawan, petugas pemadam kebakaran, dan warga sekitar bahu-membahu masuk ke dalam kepungan asap.

Sejumlah lansia yang tak mampu berjalan terpaksa dibopong keluar dengan tangan kosong.

"Mereka dievakuasi melalui pagar samping panti dengan cara saling mengoper tubuh korban agar bisa segera menjauh dari api," ungkap salah satu saksi mata di lokasi kejadian.

Suasana haru dan tangis pecah di tengah kegelapan malam saat satu per satu lansia berhasil dikeluarkan dari gedung yang membara.

Sumber: TribunNewsmaker
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved