Selasa, 28 April 2026

Internasional

Menhan Iran: Kami akan Mengusir Serangan Apa pun hingga Tetes Darah Terakhir

Menteri Pertahanan Iran, Brigadir Jenderal Aziz Nasirzadeh, menegaskan bahwa Teheran siap menghadapi dan mengusir setiap serangan yang

|
Editor: Ansari Hasyim
SERAMBINEWS.COM/islamtimes
MEMBELA NEGARA - Menteri Pertahanan Iran, Brigadir Jenderal Aziz Nasirzadeh, menegaskan bahwa Teheran siap menghadapi dan mengusir setiap serangan yang ditujukan ke negaranya hingga “tetes darah terakhir”. 
Ringkasan Berita:
  • Iran memiliki “banyak kejutan” yang siap digunakan terhadap musuh mana pun yang menyerang.
  • Pernyataan itu disampaikan di tengah meningkatnya retorika Presiden Amerika Serikat Donald Trump, yang mengancam akan melakukan intervensi militer menyusul kerusuhan mematikan yang telah berlangsung selama beberapa pekan di Iran.
  • Nasirzadeh juga memperingatkan negara-negara yang memberikan bantuan atau dukungan terhadap serangan apa pun ke Iran.

 

SERAMBINEWS.COM - Menteri Pertahanan Iran, Brigadir Jenderal Aziz Nasirzadeh, menegaskan bahwa Teheran siap menghadapi dan mengusir setiap serangan yang ditujukan ke negaranya hingga “tetes darah terakhir”.

Ia menyatakan Iran memiliki “banyak kejutan” yang siap digunakan terhadap musuh mana pun yang menyerang.

Pernyataan itu disampaikan di tengah meningkatnya retorika Presiden Amerika Serikat Donald Trump, yang mengancam akan melakukan intervensi militer menyusul kerusuhan mematikan yang telah berlangsung selama beberapa pekan di Iran.

“Jika ancaman-ancaman ini berubah menjadi tindakan nyata, kami akan membela negara dengan seluruh kekuatan hingga titik darah penghabisan. Pertahanan kami akan sangat menyakitkan bagi mereka,” kata Nasirzadeh dalam sebuah pertemuan keamanan, seperti dikutip Press TV, Rabu (14/1/2026).

Baca juga: Rial Iran Terjun Bebas ke Rekor Terendah, Apa Dampaknya Jika Nilainya Hancur?

Nasirzadeh juga memperingatkan negara-negara yang memberikan bantuan atau dukungan terhadap serangan apa pun ke Iran.

Menurutnya, negara-negara tersebut akan dianggap sebagai “target yang sah”.

Selain itu, ia mengklaim kerusakan akibat perang 12 hari yang dilancarkan Israel terhadap Iran pada Juni lalu telah berhasil diperbaiki.

Bahkan, kata Nasirzadeh, kapasitas produksi militer Iran kini justru mengalami peningkatan.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved