Selasa, 21 April 2026

Prabowo Minta Beasiswa KIP Kuliah Diperbanyak, LPDP Difokuskan ke STEM

Selain KIP Kuliah, Presiden Prabowo juga menaruh perhatian khusus pada optimalisasi beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP).

Editor: Faisal Zamzami
Serambinews.com/HO/YouTube Sekretariat Presiden
Presiden RI Prabowo Subianto dalam peringatan acara Hari Guru Nasional yang digelar di Indonesia Arena, kawasan GBK, Jakarta, Jumat (28/11/2025). 
Ringkasan Berita:
  • Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah untuk memperluas akses pendidikan tinggi dengan memperbanyak jumlah beasiswa, termasuk Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K).
  • Selain KIP Kuliah, Presiden Prabowo juga menaruh perhatian khusus pada optimalisasi beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP). 
  • Ia mendorong agar alokasi beasiswa LPDP lebih difokuskan pada bidang sains, teknologi, teknik, dan matematika (STEM).

 

SERAMBINEWS.COM, JAKARTA – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah untuk memperluas akses pendidikan tinggi dengan memperbanyak jumlah beasiswa, termasuk Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K).

Hal tersebut disampaikan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi usai Presiden Prabowo bertemu dengan sekitar 1.000 akademisi di Istana Negara, Jakarta, Kamis (15/1). 

Dalam pertemuan tersebut, Presiden menerima laporan mengenai kondisi pendidikan tinggi nasional.

Prasetyo mengungkapkan, saat ini jumlah mahasiswa di Indonesia mencapai sekitar 9,9 juta orang. 

Namun, jumlah penerima beasiswa masih dinilai terbatas. Salah satunya program KIP Kuliah yang baru menjangkau sekitar 1,1 juta mahasiswa.

“Salah satunya misalnya KIP yang baru 1,1 juta penerima. Di situlah Bapak Presiden memberikan arahan kepada kami, terutama Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, untuk menghitung ulang dan memformulasikan kembali bagaimana memperbesar sebanyak-banyaknya penerima beasiswa,” ujar Prasetyo.

Baca juga: Prabowo Tambah Dana Riset Perguruan Tinggi Jadi Rp 12 Triliun

Selain KIP Kuliah, Presiden Prabowo juga menaruh perhatian khusus pada optimalisasi beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP). 

Ia mendorong agar alokasi beasiswa LPDP lebih difokuskan pada bidang sains, teknologi, teknik, dan matematika (STEM).

“Beliau menyampaikan harapannya agar porsi LPDP untuk STEM bisa mencapai di atas 80 persen karena kita perlu mengejar ketertinggalan dalam penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi,” kata Prasetyo.

Di sisi lain, Presiden juga meminta para rektor, guru besar, serta seluruh sivitas akademika perguruan tinggi untuk terus berinovasi guna mendukung kemandirian bangsa. 

Fokus tersebut diarahkan pada upaya mewujudkan swasembada pangan, swasembada energi, serta kemandirian teknologi nasional.

“Beliau juga menyinggung tentang mobil nasional. Itu menjadi arah ke depan yang dikehendaki Presiden sebagai cita-cita bersama bangsa Indonesia,” tutur Prasetyo.

Baca juga: Negara Arab dan Turki Peringatkan Trump agar Tak Serang Iran, Bakal Bikin Timur Tengah Makin Panas

Baca juga: Peringatan Dini BMKG Cuaca 17–18 Januari 2026, Hujan Lebat Berpotensi Landa Sejumlah Wilayah

 

 

Sumber: Kompastv

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved